Belajar Trik Sulap Matematika

matematikaTrik sulap matematika merupakan trik sulap yang menggunakan ilmu matematika.

Ada yang berupa prediksi, hitung cepat, dan sebagainya. Dengan menggunakan sulap matematika (math magic), seseorang dapat bermain sulap layaknya dapat memprediksi angka tertentu, menghitung cepat, membaca pikiran, dan sebagainya, yang ternyata itu hanyalah trik matematika.

MATEMATIKA dibuat jadi permainan sulap? Mengapa tidak. Selain menghibur sulap ini juga bisa membuat orang, utamanya pelajar, untuk mengubah persepsi mereka ternyata matematika tidak semata bikin kepala puyeng tujuh turunan, tetapi bisa juga menyenangkan plus menghibur.

Di bawah ini adalah salah satu dari beberapa sulap matematika yang penulis kuasai. Haqqul yaqiin, siapa yang mau mempelajarinya insya Allah bisa mempraktekkannya dengan cepat. Cara bermainnya sebagai berikut:

• Mintalah seorang teman untuk menulis tiga, empat, lima digit angka yang dia suka, tetapi harus dirahasiakan. Misalkan dia menulis tiga digit: 456.
• Setelah itu mintalah teman anda untuk menjumlahkan angka tersebut. Berarti: 4+5+6=15.
• Hasil penjumlahan kemudian dikurangkan dengan angka semula. Jadi: 456-15=441. Sekali lagi teman anda tidak boleh menyebutkan hasil dari pengurangan tersebut.
• Kemudian suruh dia memberi tanda pada satu angka sebagai angka rahasia. Misalkan angka 441, yang dia rahasiakan adalah angka 1 (satu).
• Seterusnya tanyakan kepada teman anda, berapa jumlah angka yang tidak dia rahasiakan…. berarti 4+4= 8.
• Setelah disebutkan, dalam hitungan detik anda dengan jitu bisa menebak, bahwa angka yang dia rahasiakan adalah angka 1 (satu). Hehe. Mau tahu rahasianya?

Rumusnya adalah “angka 9 dan kelipatannya”. Artinya, angka rumus kita harus lebih besar dari jumlah yang disebutkan oleh teman kita. Misal dari contoh tadi, angka rahasianya pasti 1 (satu) karena dia menyebut angka 8 (9-8=1). Akan tetapi kalau jumlah angkanya 11, maka angka rahasianya pasti 7 (tujuh), karena 18 – 11 = 7. Angka 18 adalah kelipatan dari 9 (semblan). Demikian seterusnya. Gampang toh!?

Di bawah ini kumpulan trik sulap matematika yang bisa pembaca coba praktekkan. Siapa tahu bisa jadi sarana mencari nafkah.

1. Trik Tebak Angka

• Pikirkan salah satu angka antara 1-10.
• Kalikan dengan 2.
• Tambah dengan angka yang dipilih tadi.
• Bagi dengan angka yang dipilih tadi.
• Hasilnya pasti 3.
• Triknya: (2a + a): a. Huruf “a” adalah angka yang dipilih.

2. Trik Prediksi 1089

• Buat prediksi yang bertuliskan angka 1089.
• Suruh orang untuk memilih 3 digit angka.
• Suruh balik angkanya.
• Lalu hitung selisih kedua angka tersebut. Dikurangkan.
• Suruh balik angkanya. Lalu tambahkan.
• Tunjukkan prediksi Anda yang bertuliskan angka 1089. Kereeen.
• Triknya: Misalkan angka yang dipilih adalah 125, dibalik menjadi 521. Selisih 521-125=396. Angka 396 dibalik menjadi 693. Kemudian 396 + 693 = 1.089.

3. Trik Prediksi Angka 73

• Buat prediksi yang bertuliskan 73.
• Suruh orang untuk memikirkan 4 digit angka.
• Berikan orang tersebut sebuah kalkulator.
• Suruh untuk memasukkan 4 digit angka yang dipilih tadi di kalkulator dengan mengetikkannya sebanyak 2 kali. Misal angka yang dipilih adalah 1234, maka masukkan angka 12341234 pada kalkulator.
• Suruh untuk membaginya dengan 137. Berarti: 12.341.234 : 137 = 90.082.
• Angka 90.082 suruh untuk membaginya lagi dengan 4 digit angka yang pertama kali dipilih. Berarti: 90.082 : 1.234 = 73.

4. Menebak tanggal lahir.

• Siapkan sebuah kalkulator.
• Mintalah relawan mengalikan tanggal lahirnya dengan 5. Contoh 9 x 5 = 45.
• Tambahkan dengan angka 6, menjadi 45 + 6 = 51.
• Kalikan dengan angka 4, menjadi 51 x 4 = 204.
• Tambahkan dengan angka 9, menjadi 204 + 9 = 213.
• Kalikan dengan angka 5, menjadi 213 x 5 = 1065.
• Tambahkan dengan bulan lahir, menjadi 1065 + 8 = 1073.
• Mintalah agar relawan tersebut untuk mengatakan hasilnya, yaitu 1073.
• Tanpa di ketahui oleh relawan tersebut, kurangilah 1073 dengan angka 165, sehingga menjadi = 908.
• Nah, tanggal lahirnya dengan hasil ahkir 908 adalah tanggal 9 bulan 08.
• Jika dalam perhitungannya ada 4 digit angka, berarti 2 digit angka adalah tanggal, dan 2 digit angka di belakang adalah bulan lahirnya.

5. Tebak umur sederhana

• Sediakan kalkulator, alat tulis (Spidol), dan sebuah kertas HVS.
• Perhatian, permainan ini digunakan untuk usia antara 10 hingga 19 tahun.
• Mintalah seseorang menuliskan umurnya pada sebuah kertas, misalkan 18 tahun.
• Sesudah itu tambahkan dengan angka 90, menjadi 18 + 90 = 108.
• Jumlahkan hasilnya menjadi satuan, sehingga menjadi 1 + 0 + 8 = 9.
• Mintalah relawan tersebut untuk memberikan hasil jawabannya.
• Kemudian secara diam-diam tambahkan dengan angka 9, sehingga menjadi 9 + 9 = 18.

6. Menebak uang saku

Misalkan seorang penonton berumur 20 tahun, kemudian dia mempunyai uang di dompetnya sebesar 50.000 rupiah. Kita menulisnya tanpa ribuan, misalnya 50.000 kita cukup tulis 50 saja.

• Tuliskan umur penonton (20 tahun), kemudian kalikan dengan 4 (20 x 4 = 80).
• Tambahkan dengan 10 (80 + 10 = 90).
• Kalikan dengan 25 (90 x 25 = 2250).
• Kurangi dengan jumlah hari dalam setahun (2250 – 365 = 1885).
• Tambahkan dengan uang yang ada sekarang (1885 + 50 = 1935).
• Tambahkan dengan 115 (1935 + 115 = 2050)

Setelah penonton selesai melakukan rangkaian tersebut, kemudian tanyakanlah hasil akhirnya. Hasil ini dijamin tidak akan salah kecuali penonton yang salah dalam menghitung. Bilangan pada digit ribuan dan ratusan itu menunjukan bahwa umur dia, sedangkan dua bilangan pada digit puluhan dan digit satuan akan menunjukkan uang saku salah satu penonton dalam ribuan.

Dari contoh diatas, dari hasil akhirnya adalah 2050. Maka angka 20 menunjukkan umur, dan 50 adalah uang saku yang dibawanya senilai 50.000 rupiah. Peringatan, trik ini berlaku untuk uang dengan nominal dibawah 100.000 rupiah. /**

Internet untuk Wong Ndeso dan Petani Plus

SATU dua tahun belakangan ini banyak orang yang ngomong tentang petani, rakyat kecil, rakyat miskin, walaupun dia tinggal dan hidup mewah di kota. Tetapi apakah mereka betul-betul mengerti kehidupan dan problem petani? Benarkah mereka betul-betul ingin berjuang mensejahterakan petani? Tahukah mereka problem yang dihadapi petani?

Problem klasik petani adalah hasil yang tidak seberapa dan lahan garap yang sempit, kurang dari satu hektar, dan pengeluran yang sangat banyak. Terutama jika petani tersebut menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi. Sangat sulit meskipun mereka petani yang sangat rajin dan tekun. Inilah perlunya ada insentif lainnya dengan konsep petani plus, yaitu bertani tetapi juga memiliki pekerjaan tambahan. Entah sebagai petani plus peternak, petani plus pegawai negeri atau swasta yang tidak penuh kerja seperti menjadi guru, petani plus pedagang, petani plus wirausaha, petani plus penghasil pupuk kompos, petani plus petani Agro Wisata, atau petani offline plus petani online atau petani internet.

Untuk mendukung petani plus perlu koneksi internet. Syukur gratis. Kalau pun tidak gratis minimal murah, agar warnet tidak mati. Pemerintah mungkin bisa “memaksa” pihak provider seperti Telkom, Indosat, Telkomset, XL memberi subsidi silang pada warnet di desa dan pelosok desa. Misalkan warnet yang menyediakan PC dan perlengkapannya dan pemerintah memberi koneksi super murah.

Dengan koneksi internet murah atau paling tidak gratis maka akan memacu pertumbuhan UKM, sekolah dan perorangan dalam mendapatkan infomasi. Sekat-sekat informasi yang membelenggu bisa berkurang, generasi muda jadi lebih bersemangat.

Tetapi, tersedianya koneksi internet, perlu ada pendampingan agar internet bisa tepat guna. Perlu ada “orang kota” yang sudah melek internet untuk mendamingi saudaranya yang masih masih “buta” internet. Karena internet sering kali hanya diartikan dengan melihat gambar porno, video porno, chatting, curhat dll. Padahal banyak manfaat lain yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan dalam pemasaran produk, peningkatan wawasan, komunikasi langsung dengan produsen dan konsumen, dan membuka peluang ekspor ke manca negara.

Internet jauh lebih produktif dari pada TV, HP untuk komunikasi. Memang TV dan HP tidak bisa ditinggalkan dan punya manfaat yang lain, tapi dengan internet, fungsi TV, Radio dan HP bisa digantikan. HP dan internet menjadi satu bagian penting dalam bisnis online, internet menjadi media untuk melakukan semua hal terutama untuk memasarkan produk, menampilkan informasi, dan menjalin komunikasi dengan konsumen lebih inten, lebih dekat dan lebih permanen.

Kemudian yang tidak kalah penting internet menjadi media pembelajaran, dengan jangkauan luas, banyak informasi bermanfaat yang sudah dilakukan orang lain di sebelah sana, kita tinggal mengambil sarinya dan dipadu dengan pengalaman, jadilah produk yang bisa dikemas lebih unggul.

Kendala gaptek, dan menganggap internet itu sudah plus ribet dan yang lebih parah penyakit malas adalah merupakan ganjalan utama dalam implementasi internet masuk desa. Ditambah dengan biaya koneksi dan infrastuktur internet yang saat ini jauh lebih mahal dari pada beli koran yang hanya Rp 1000.

Petani masa depan, bukan hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, bukan hanya jadi bahan kampanye, tapi harusnya menjadi petani plus, petani yang mandiri, petani yang bukan hanya bisa menanam tapi juga bisa mengoptimumkan hasil panen dan bisa memasarkan produk secara bebas tanpa tergantung pada tengkulak yang sering merugikan petani. Petani yang memiliki wawasan luas dengan kemampuan komunikasi dengan petani di seluruh dunia, sehingga menjadi petani yang penuh ide, gagasan, dan kreatifitas untuk selalu semangat mencari inovasi agar produktivitas meningkat.

Petani yang memahami Agro Bisnis, menjadi pusat penyedia energi alternatif seperti Bio Energi. Petani masa depan bisa menjadi seorang abdi masyarakat di bidang pertanian yang visioner dan penuh ide kreatif. Teknologi-teknologi pertanian yang tepat guna dicoba diaplikasikan, mulai dari terobosan mencoba menanam tanaman organik, menerapkan bahan organik alami sebagai pestisida, pemanfaatan bakteri probiotik untuk menghasilkan pupuk alam yang baik. Sehingga keterbatasan lahan bisa diatasi, ketergantungan dengan bahan kimia bisa dikurangi, Lebih ramah lingkungan, merawat dan menjaga keseimbangan alam.

Hidup di desa penuh dengan budaya gotong royong, guyup, rukun, saling menghargai, dan penuh rasa syukur atas nikmat yang melimpah. Ayo, siapa berani bali ndeso dan mbagun deso bersama wong ndeso. //**
______________________________________________

Internet di Desa Melung, Ini Bisa dicontoh

MELUNG, salah satu desa di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mempunyai portal desa sebagai media informasi bagi warganya. Portal yang beralamat di http://www.melung.desa.id tersebut merupakan bagian dari gerakan desa membangun, sebuah gerakan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkenalkan potensi desa.

melung14

Portal Desa Melung, yang dikembangkan Infest Yogyakarta, diluncurkan pada 11 November 2011. Portal ini digunakan untuk berbagi informasi dari dan kepada warga desa serta untuk mempromosikan potensi desa tersebut kepada masyarakat luar. Selain melalui portal, promosi potensi desa tersebut juga dilakukan melalui akun Facebook dan Twitter desa tersebut.

Selain portal desa, Desa Melung juga berhasil memanfaatkan teknologi informasi dalam berbagai hal lain untuk kemajuan desanya. Cerita-cerita tentang keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi ini dibagikan melalui portal desa tersebut. Contoh program TIK desa tersebut diantaranya adalah program internet masuk desa, sistem informasi desa (SID) dan SMS center. Melalui program internet masuk desa, warga mampu mengakses berbagai informasi yang sebelumnya susah masuk karena letak desa tersebut yang berada di lereng gunung Slamet. Petani desa Melung misalnya, memanfaatkan internet untuk mencari informasi tentang pertanian organik yang selanjutnya diterapkan dalam pengembangan pertanian organik di desa tersebut.

Yang tak kalah hebatnya, pemerintahan desa Melung juga sedang mengembangkan sistem informasi desa (SID) untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Sistem ini sedang dikembangkan dan dalam tahap pengisian data masyarakat. Dengan SID, pelayanan kepada warga diharapkan bisa menjadi lebih mudah dan lebih cepat karena data masyarakat tersimpan dalam basis data yang mudah dicari dan diakses.

Sedangkan SMS center digunakan untuk menyampaikan informasi dari perangkat desa kepada warga secara cepat. Selain untuk mensosialisasikan kebijakan desa, SMS center juga digunakan untuk imbauan kewaspadaan kepada warga jika terjadi bencana angin puting beliung yang memang sering melanda desa tersebut. Melung bisa, desa lain mestinya juga bisa. //**

Amaltea F Firdauzi, “Mahasiswi Terbang” untuk Menerangi Dunia

“Mimpi hari ini adalah kenyataan di hari esok”

alma2Berkeliling dunia boleh jadi impian masyarakat era modern. Namun akan lebih bermakna jika mimpi tersebut dikombinasikan dengan label “Kejarlah akhirotmu, maka dunia akan mengikutinya”.

Sudah bisa dipastikan bahwa misi perubahan membawa dunia menjadi lebih baik akan terpatri dalam hati. Inilah Amaltea Fatimah Firdauzi, dara cantik ini baru saja pulang dari Jepang untuk memberikan kontribusinya dalam konferensi Hokkaido Indonesian Student Asosiation Scientific Meeting.

Bukan hanya sekedar menikmati Japanese Winter, namun mahasiswi kelahiran jogja ini membawa dua buah ide karya ilmiah berjudul Effectiveness of Moringa Seeds (Moringa Oleifera) in the lower levels of turbidity, iron and manganese in water flocculation process at Makassar dan Starfruit as an alternative source of electrical energy.

Putri pasangan Ir H Agus Lahya, ST, MSi dan Hj Wiwik Umi Pratiwi ini adalah satu-satunya mahasiswa di Wilayah Indonesia Timur dari 120 peserta Indonesia yang menjadi peserta konferensi internasional. Amaltea mengikuti dua kategori karya ilmiah yakni Lingkungan dan Energi.

“Disana saya mempresentasikan hasil penelitian saya mengenai biji buah kelor yang mampu menjernihkan air keruh dengan mengurangi zat besi dan mangan dari air yang diaplikasikan di Kota Makassar,” ujarnya.

Dara yang pernah menjadi Delegasi Indonesia dalam Global Peace Volunter Indonesia-Malaysia-Philippines tersebut menjelaskan ekstrak biji buah kelor jika dicampur dengan air keruh, mampu menyerap zat-zat besi dan mangan yang ada pada air karena biji buah kelor mengandung senyawa benzyl isochyanate. Sehingga, air bisa jernih kembali dan layak diminum.

alma3Kita tentu memiliki kekhawatiran masalah energi dimasa depan dengan keterbatasan cadangan minyak bumi. Namun, putera bangsa tak diam disini. Indonesia punya Ricky Elson yang sedang mengembangkan kincir angin untuk pembangkit listrik tenaga angin. Bahkan notabene kincir tersebut menjadi yang terbaik di dunia untuk kelas 500 watt peak.

Begitu pula dengan generasi yang dimiliki LDII, wanita yang menjadi Koordinator Kepenulisan KOGNITIF Kepemudaan LDII Makassar ini turut menyumbangkan pemikirannya mengenai energi dengan Belimbing Wuluh sebagai sumber alternatif. Amaltea mengatakan dua puluh biji belimbing wuluh mampu menghasilkan energi listrik sebesar tiga volt atau setara dengan satu buah baterai kering.

Semuanya ini tentu saja diperoleh bukan dengan jalan yang mudah, namun penuh perjuangan. Selalu mengutamakan ibadah pada Alloh, dan ukhronya Thea mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga sekaligus dapat menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia.

Selain Jepang, Thea juga sudah “Terbang” ke banyak negara lainnya, diantaranya Malaysia, Filipina dan Singapura. Kesemuanya itu dalam usaha menyumbangkan pemikiran nya untuk dunia atas nama bangsa Indonesia.

Lantas apa sebenarnya motivasi besar dara yang memiliki hobi memasak ini rela menghabiskan waktunya untuk terbang ke berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia?

alma1“Intinya sih aku termotivasi dari namaku, “Amaltea” itu artinya bintang dalam bahasa Italia. Orang tua ku memberikan nama itu dengan harapan aku bisa menjadi bintang dalam keluargaku. Bintang yang bersinar dalam gelap malam, dari situlah aku berusaha menjadi yang terbaik untuk keluargaku. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW : Namailah anakmu dengan nama-nama yang baik karena sesungguhnya nama adalah sebuah doa,” ujar Thea.

Benar saja, jika kita memiliki niat bersih, menjadi bintang dalam keluarga, menerangi gelap malam. Bukan tidak mungkin dengan kesungguhan mengembangkan penelitian belimbing wuluh, maka arti dari sebuah nama sebagai bintang untuk menerangi dunia bukan hanya mimpi belaka.
“Mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok,” kata Thea.

Tambahan lagi, meskipun belum menyelesaikan pendidikan sarjananya di UNHAS, Amaltea telah mendapatkan gelar S.IMarEST dari Institut Marine Enginering Science and Technology London. Bukah tidak mudah mendapatkan gelar keprofesian tersebut, karena Thea harus berjuang lolos test dalam Training yang digelar di Institut Teknologi Surabaya pada 2012 lalu (Frediansyah Firdaus/Lines).