Konsolidasi PB. Persinas ASAD Jateng & DIY

asad15

Surakarta – Sekitar 400 orang yang terdiri dari Pengurus Besar Persinas ASAD dan seluruh komponen pengurus dan atlet persinas se-Jateng dan DIY mengikuti acara Konsolidasi PB Persinas ASAD Jateng dan DIY di Komplek Masjid Baitul Makmur Surakarta, Sabtu – Minggu (20-21/9/2014).

Konsolidasi tersebut dihadiri oleh Sekum PB Persinas ASAD sekaligus Sekjen Pesilat Dunia, Ir. H. Teddy Suratmadji. MSc, dan Ketua Pengprov Persinas Jateng yang diwakili oleh Sujak Ardi, ST.

Kegiatan konsolidasi tersebut bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada pengurus pengkab dan pengkot Persinas ASAD guna peningkatan profesionalitas pelatih, atlet, dan wasit dari seluruh jajaran Persinas ASAD.

Dalam kesempatan tersebut Sekum PB Persinas ASAD, Ir. H. Teddy Suratmadji. MSc, mengharapkan agar para atlet Persinas ASAD bisa terus mendapatkan prestasi baik secara Nasional maupun Internasional./** (MDA)

Advertisements

Berita Silat

Persinas ASAD Hadiri Musprov IPSI

batamBatam – Persinas Asad Prov KEPRI mengikuti MUSPROV IPSI Prov.Kepri yang ke 3 bertempat di Hotel Harmoni kota Batam, dalam MUSPROV IPSI Prov Kepri yang ke 3 ini, memilih ketua umum untuk periode 2013-2017, Musprov ke 3 ini di ikuti oleh 7 perwakilan IPSI kab/kota dan 6 PPS (Perguruan Pencak Silat) yang tergabung dalam IPSI Prov Kepri termasuk PERSINAS ASAD, dari Persinas dikuti oleh unsur Ketua (Abdul Karim Kastela, SE), Sekretaris (Dian Cahyono, Amd) dan Bidang Tekhnik (Cahyono dan Hadi), dalam MUSPROV tersebut terpilih DRS. H. HUZRIN HOOD, SH, MH, MPdi sebagai ketua umum untuk periode 2013-2017 secara aklamasi. Dalam sambutannya beliau akan sekuat tenaga mengembalikan kejayaan pendekar pendekar silat yang tergabung dalam IPSI dalam ikatan kekeluargaan.

Tujuh Perguruan Silat Ikrar Bersama di Puncak Lawu

lawu1Jawa Timur – Dalam rangka mewujudkan Guyub Rukun sesama perguruan silat di Madiun, jajaran Kepolisian Resta Madiun mengadakan event “Kampung Pesilat Adventure”. Acara pendakian Puncak Lawu dengan ketinggian 3.265 m dpl diikuti 7 perguruan silat terbesar di kampung pesilat Madiun, yaitu PSHT Teratai, PSHW Tunas Muda Winongo, IKS PI Kera Sakti, IKS Pro Patria, dan Persinas ASAD. Persaudaraan Rasa Tunggal dan Pandan Alas dan diikuti aparat dari Kepolisian dan TNI serta awak media.

lawu2

Acara yang bertemakan “Rukun Agawe Santoso, Ajaran Satrio Utomo“ ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Madiun AKBP Anom Wibowo dan Komandan Kodim 0803 Letkol Inf Tamba Tua.

Gebrakan Kapolresta Madiun dalam Kampung Pesilat Adventure ini bertujuan untuk merangkul semua perguruan silat di Madiun dalam rangka mewujudkan kampung silat yang aman, tentram dan damai, karena disinyalir sejumlah kasus yang ditangani Kepolisian terindikasi melibatkan sejumlah oknum pesilat.
Kapolres berpesan dalam pendakian ini sesama pesilat harus saling bekerja sama, bahu membahu jika ada yang mengalami kesulitan selama dalam pendakian sesama pesilat agar saling kerja sama, saling kenal mengenal antara kelompok satu dengan lainnya tanpa membedakan asal usul perguruan dan pangkat.

Shauta Salaam Rusadi: Karateka yang Ingin Jadi Pilot

UthaDI BELAKANG kesuksesan seorang remaja dalam bidang apapun seringkali karena dukungan penuh dari kedua orangtuanya. Tidak jauh berbeda dengan atlet karate Shauta Salaam Rusadi, atau yang akrab dipanggil Utha. Dengan pola asuh dan support penuh seorang ibu, remaja kelahiran Malang 14 Februari 1997 dari ayah Ir. Rusadi Soedjono Dorestia dan Ibu Ir. Reny Widya ini dapat mengukir berbagai prestasi di bidang olahraga keras, beladiri karate.

Pada tahun 2013 ini saja Utha berhasil meraih Medali Emas pada Kejurnas Karate Piala Mendagri XVII Bali 29-31 Agustus 2013, Medali Perak pada Kejuaaraan Karate Wadokai Jakarta Open 2013, dan Medali Emas Kejuaraan Karate Open Shinkaido Open pada 21-25 Juni 2013 di Batam.

Sebelum itu, pelajar Kelas II SMA Negeri 3 Batam ini juga berhasil memperoleh Medali Perak pada Olimpiade Siswa Nasional tingkat SMP se Prov. Kepri tahun 2010, Medali Perak pada Kejuaraan Karate Piala Bupati Karimun tahun 2009, Medali Perunggu dan Emas pada Kejuaraan Karate Terbuka Piala walikota Tanjung Pinang tahun 2010, Medali Perak dan Emas pada Kejuaraan Karate Terbuka Piala Walikota Batam tahun 2008. “Perjuangan Mama telah menginspirasi Utha untuk berhasil dalam bidang yang Utha tekuni,” ujarnya.

Shauta Salaam Rusadi yang kini tergabung di Wadokai Batam, Kepulauan Riau, tersebut memimpikan bisa mempersungguh belajar Persinas ASAD dan berprestasi untuk mengharumkan nama daerahnya, Kota Batam, Kepulauan Riau. Sekarang, dibawah pola pembinaan seorang ibu, selain rutin berlatih Karate, Utha juga sibuk di berbagai kegiatan, seperti Futsal dan Sepakbola, juga di bidang tarik suara dan melukis graffiti. //**

Persinas ASAD Tampil dalam 2nd Congress of Indonesian Diaspora 2013

asad_id_diaspora

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengadakan The 2nd Congress of Indonesian Diaspora pada tanggal 18-20 Agustus 2013. Acara yang berlokasi di JCC (Jakarta Convention Center) ini memiliki tujuan untuk memperluas wawasan ke-Indonesia-an sekaligus mempererat konektivitas sesama anak bangsa yang berada di luar Indonesia.

Apa yang diharapkan pihak Kemenlu RI dari kegiatan ini adalah agar para warga negara Republik Indonesia yang saat ini tinggal di luar negeri, bisa “pulang kampung” sejenak dan lebih mendalami berbagai unsur budaya bangsa sekaligus dapat menjadi duta budaya di lingkungan tempat mereka tinggal nantinya.

logo_diasporaDari berbagai kegiatan yang ditampilkan, Persinas ASAD ditunjuk menjadi Duta Budaya Indonesia di bidang budaya Pencak Silat. Dengan perpaduan penampilan pesilat lawas dan pesilat cilik, Persinas ASAD menampilkan jurus dan kembangan eksebisi yang sangat memukau para undangan yang datang dari berbagai penjuru dunia pada sesi Public Forum “Pencak Silat For The World” di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center, Minggu (18/8/13).

Meski relatif termasuk Perguruan Pencak Silat yang masih “muda belia”, rupanya Persinas ASAD tetap dipercaya untuk tampil didepan, sebagai duta Pencak Silat Indonesia di forum-forum berskala nasional maupun internasional, sebagaimana yang terjadi di kongres Indonesian Diaspora 2013 ini. Bravo Persinas ASAD.//** (G)

sumber: asaddki.com