Rapimnas LDII 2014 Sebagai Wujud Kontribusi LDII untuk Bangsa Indonesia

ldii_logCatatan Rapimnas LDII Jakarta, 13-15 Mei 2014

Rapat Pimpinan Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Rapimnas LDII) yang telah sukses dihelat pada Selasa-Kamis, 13-15 Mei 2014 merupakan wujud sumbangsih LDII kepada bangsa Indonesia yang sebentar lagi akan melaksanakan hajat besar berupa Pemilihan Presiden.

LDII sebagai bagian dari bangsa Indonesia merasa perlu memberikan kontribusi kepada para calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Hal ini tercermin dari 16 Pokok Pemikiran LDII yang secara simbolis disampaikan langsung kepada Ir. H. Joko Widodo dan Letjend (purn) TNI Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang menghadiri perhelatan Rapimnas LDII 2014 kemarin.

Meski sebagai ormas Islam, LDII tidak hanya memfokuskan dirinya kepada masalah dakwah semata. LDII merasa perlu berupaya mewujudkan ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur’ dengan cara turut menyosialisasikan 16 Pokok Pemikirannya kepada pihak pihak yang dianggap strategis dan memiliki kapabilitas untuk mewujudkannya, dalam hal ini adalah Ir. H. Joko Widodo dan Letjend (purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang sebentar lagi akan bertarung memperebutkan kursi RI-1.

Berikut adalah poin poin “16 Pokok Pemikiran LDII” yang telah disampaikan kepada para calon pemimpin bangsa:

1. LDII mencermati, bahwa perkembangan praktek politik demokrasi bangsa sampai dengan saat ini, mengharapkan agar berbagai tingkatan kekuasaan yang melekat pada seseorang harus dianggap sebagai sebuah amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada hambaNya yang akan diminta pertanggungjawabannya, baik di dunia maupun di akhirat nanti.

2. LDII mencermati, bahwa praktek demokrasi di Indonesia perlu diperbaiki kualitasnya secara serius dan sungguh-sungguh serta secara terus menerus, bila dikehendaki agar praktek demokrasi pada akhirnya bisa dianggap sebagai solusi strategis bagi perbaikan kinerja bangsa. Untuk itu LDII mengusulkan agar paket UU Politik harus diperbaiki, agar setiap produk tahapan praktek demokrasi harus memenuhi kaidah legitimasi etis dan tidak hanya sekedar legitimasi kuantitatif.

3. LDII mengharapkan selepas berbagai kegiatan politik 2014 agar terus dilaksanakan pendidikan politik demokrasi yang baik bagi rakyat, agar demokrasi dapat dimengerti dan dirasakan, bahwa sebuah kehidupan politik demokrasi memerlukan basis moral dan rasionalitas, agar makna demokrasi dapat mewujud dalam kehidupan nyata sehari-hari. Ketika di era reformasi P4 ditiadakan, rakyat belum sepenuhnya mendapat penjelasan tentang apa itu demokrasi, maka ketika rakyat menganggap bahwa pemilu dianggap hanya sebagai “pasar suara”, maka keadaan ini cukup menjelaskan betapa pentingnya pendidikan politik. Dengan pertimbangan tersebut, LDII menganggap perlu bahwa Lembaga seperti KPU juga harus mendapat tugas tambahan untuk melakukan tugas pendidikan politik demokrasi bagi seluruh lapisan rakyat, agar konsolidasi demokrasi secara substansial dapat segera terwujud.

4. LDII mengharapkan agar praktek demokrasi dapat menuju terjadinya konsolidasi demokrasi, yang mengakibatkan rakyat semakin percaya pada demokrasi, agar demokrasi dapat mencerminkan kedaulatan rakyat yang sesungguhnya sehingga dapat mencapai tujuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yaitu mensejahterakan rakyat sekaligus berdaulat.

5. LDII mengingatkan kepada para elite politik dalam berbagai fungsinya, ketika melaksanakan pemilu sebagai salah satu praktek demokrasi, agar sanggup menerapkan kaidah-kaidah demokrasi yang substansial dan mendasarkan pada kaidah-kaidah akhlaq yang mulia serta tetap mengindahkan Pancasila sebagai dasar dari kehidupan bernegara bagi bangsa Indonesia sebagaimana tertera pada pembukaan UUD 45.

6. LDII mengharapkan agar Pilpres 2014 dapat menjamin terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang mempunyai legitimasi politik yang kuat, serta mampu menghasilkan Pimpinan Nasional yang berfungsi sebagai Khalifah fil ard’ yang rahmatan lil ‘alamin agar dapat mewujudkan kedaulatan teritorial NKRI, kedaulatan pangan, energi, pertahanan-keamanan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta kedaulatan finansial menuju terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

7. LDII mengusulkan agar format ekonomi nasional dan tata cara pengelolaan kekayaan negara dapat dirumuskan dalam bentuk UU Sistim Perekonomian Nasional dan UU Pengelolaan Kekayaan Negara terlebih dahulu sebagai amanat pasal 33 UUD 45 ayat 5, yang nantinya berfungsi sebagai payung hukum dan integrator dari berbagai UU Sektoral yang telah lahir terlebih dahulu.

8. LDII mengingatkan, kepada semua pihak yang diberi amanat mengelola Perekonomian Indonesia dan Sumberdaya Alam Indonesia, agar memahami, bahwa hakekatnya hak pengelolaan ekonomi dan kekayaan negara tersebut merupakan amanat/titipan yang diberikan oleh segenap rakyat Indonesia dan untuk itu agar digunakan semaksimum mungkin guna meningkatkan kesejahteraan dan martabat rakyat dan bangsa Indonesia.

9. LDII mengusulkan agar dapat terwujud kedaulatan pangan yang simultan dengan peningkatan kesejahteraaan petani dan nelayan, perlu disediakan secara khusus lembaga keuangan yang merupakan pendukung sektor pertanian dalam arti luas dan juga dukungan lembaga pemasaran bagi berbagai produk pertanian Indonesia.

10. LDII mengusulkan, guna meminimumkan biaya energi bagi bangsa Indonesia, maka LDII mendesak agar penggunaan dan pemanfaatan panas bumi dan energy terbarukan lainnya dapat dimaksimalkan penyelenggaraannnya, berbagai peraturan-perundangan dan kebijakan yang dianggap tidak kondusif bagi percepatan pemanfaatan energy terbarukan, hendaknya dapat ditinjau ulang. Demikian pula untuk sektor energi kelistrikan, agar PLN diberi alokasi khusus pada cadangan batubara yang masih tersedia, karena PLN tidak selayaknya harus membeli batubara pada harga pasar biasa, mengingat bahwa batubara merupakan bagian kekayaan negara yang terkandung dalam bumi Indonesia.

11. LDII mengusulkan, perlunya ditingkatkan penguasaan sektor maritim, mengingat kondisi geografis Indonesia serta mengingat kebesaran sejarah ekonomi Indonesia yang mampu memanfaatkan sektor maritim untuk perluasaan wilayah komunikasi politik dan perdagangannnya.

12. LDII menyerukan agar bagi berbagai pihak yang mengelola program pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM Indonesia juga memahami, bahwa itu juga merupakan amanat untuk menjaga kelangsungan dan peningkatan kualitas profesional perorangan yang akan menaikkan tingkat profesionalitas generasi penerus bangsa yang sekaligus religius, sehingga pada gilirannya akan menaikkan kinerja bangsa Indonesia kini dan esok.

13. LDII mengharapkan agar upaya peningkatan kapasitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IpTek) perlu menjadi agenda nasional bangsa Indonesia di tengah persaingan yang ketat, untuk mendukung daya saing ekonomi, baik di tingkat lokal, regional dan global.

14. LDII menyerukan, agar kepada segenap penyedia dan pengguna Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK/ICT) di Indonesia dan dimanapun berada, agar memproduksi, mengelola dan menggunakannya secara etis, sehat, cerdas dan produktif dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai moralitas untuk kelangsungan bangsa dan tidak hanya mementingkan faktor keuntungan dan ekonomi semata serta hanya difungsikan sebagai bentuk hiburan.

15. LDII menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia agar menggunakan hak pilihnya secara bertanggungjawab, karena menyangkut masa depan dan kualitas bangsa Indonesia. Kepada para pimpinan dan elite politik, LDII menyerukan agar membangun budaya demokrasi yang bermakna serta lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan subyektifnya.

16. LDII sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersikap netral-aktif menyerukan kepada seluruh anggotanya untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden mendatang, dan secara aktif mengawal pelaksanaan pilpres 2014 agar dapat sungguh-sungguh berjalan sesuai kaidah-kaidah yang terkandung dalam makna demokratis.//**

image via ldii.or.id

Advertisements

Peningkatan Komunikasi Demi Memelihara Sikap Empati Antar Umat Beragama

fdg_mar14

Jakarta – Prof. DR. KH. Ahmad Syafii Mufid Ketua FKUB Provinsi DKI Jakarta memberikan materi dalam acara Focus Group Discussion (FGD), dengan tema “Kerukunan Umat Beragama dalam Kerangka Integrasi Bangsa” dikantor DPP LDII Jl. Arteri Tentara Pelajar No. 28 Senayan, sabtu (22/3/2014).

Ahmad Syafi’i Mufid mengatakan, kerukunan antar umat beragama dibangun antara lain untuk mencegah konflik sosial dan bisa mengancam integrasi bangsa.

“Saat ini FKUB telah berdiri di seluruh provinsi dan lebih dari 500 kabupaten dan kota. Sekarang FKUB telah menjadi bagian dari institusi yang mengintegrasikan bangsa lewat peran edukasi, advokasi, dan silaturahmi antar tokoh agama,” imbuhya.

Ketua Umum DPP LDII, Prof Dr Abdullah Syam MSc dalam sambutannya menyampaikan cara diskusi tersebut merupakan bagian dari salah satu materi untuk dipersiapkan pada Rapimnas LDII yang akan diselenggarakan pada tanggal 13–15 Mei 2014 mendatang.

Dalam Rapimnas nanti akan dibahas berbagai materi yang nantinya akan disampaikan kepada para calon presiden sebagai salah satu kontribusi dan aspirasi dari LDII, katanya.

Hadir sebagai pembicara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (DKI Jakarta) Prof Dr Ahmad Syafi’i Mufid, Ketua DPP LDII bidang Pendidikan Agama Dakwah, Ir Chriswanto Santoso MSc, dosen Sekolah Tinggi Teologi Jakarta, Pdt Dr Martin Lukito Sinaga, dan Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, Bachtiar M Nurhadi.

Ketua DPP LDII, Chriswanto Santoso, antara lain menyampaikan kendala antar-umat beragama dan proses terbentuknya ukhuwah.

“Tugas besar kita adalah bagaimana membangun komunikasi antar umat beragama dan memelihara sikap empati dengan sesama sejak dini karena dasar manusia diciptakan dengan sikap empatinya,” katanya.

Sementara itu, Pdt Dr Martin Lukito Sinaga dari perwakilan PGI mengatakan, ada pengerasan identitas karena rasa cemas akibat terpaan keras dunia modern. Sebaiknya, di dunia modern ini, agama tidak lagi diperlukan untuk melegitimasi politik suatu bangsa.

FGD itu dihadiri berbagai perwakilan antara lain dari Walubi, PITI, PGI serta ormas keagamaan berjalan dengan suasana kekeluargaan dan kondusif.//**

sumber: fkub.org

Berita Daerah

Makassar

Bakti Sosial di Pantai Akkarena

pemuda_makassar

Kebersihan lingkungan sudah selayaknya mendapat perhatian dari segenap lapisan masyarakat. Inilah yang menjadi motivasi Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) PC Tamalate untuk mengadakan bakti sosial. Untuk itu, pada Minggu (17/11/2013) mereka menggelar kegiatan pembersihan area Pantai Akkarena, Makassar. Jumlah peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut mencapai 80 puluhan orang lebih.

Terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan, panitia membagi peserta menjadi 10 kelompok. Setelah dibagi menjadi 10 kelompok, peserta bakti sosial lalu mendapat pengarahan dari panitia. Hingga akhirnya mereka diberi kebebasan untuk terjun langsung ke lapangan. Peserta tampak bersemangat untuk mengumpulkan dan memilah sampah organik dan anorganik. Setelah memilah sampah organik dan anorganik, peserta menyatukan sampah tersebut untuk selanjutnya dibuang pada tempat pembuangan sampah yang tersedia. Kelompok yang paling banyak mengumpulkan sampah dengan durasi waktu tercepat, panita memberikan hadiah. Selain mengumpulkan sampah, pemuda LDII juga menggelar berbagai games. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerjasama, kerukunan dan kekompakan diantara sesama pemuda LDII.

Salah seorang pemuda LDII Makassar, Abdillah, SE menyatakan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini. “Gerakan yang dilaksakanan oleh pemuda LDII ini sebagai wujud cinta kebersihan lingkungan. Saya merasa bangga dan salut atas suksesnya kegiatan bakti sosial ini. Saya berharap kedepannya dapat lebih baik lagi. Semoga kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai contoh dan sumber inspirasi oleh masyarakat, khususnya warga Kota Makassar”, ungkap Abdillah.

Pengajian Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1435 H

makassar14

DPD LDII Kota Makassar mengadakan pengajian akbar dalam rangka Tahun Baru Islam 1435 H pada tanggal 10 November 2013. Ketua DPD Kota Makassar menuturkan bahwa kegiatan pengajian rutin LDII Kota Makassar dilaksanakan satu kali dalam sebulan berlangsung pada dua tempat di Kota Makassar yaitu di masjid Roudhotul Jannah Daya dan Masjid Nurul Huda Gunungsari.

Walikota terpilih Periode 2014-2019 Ir. Moh.Ramdhan Pomanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan pegajian yang dilaksanakan oleh LDII dan berharap agar

LDII mendukung program unggulan “Makassar dua kali tambah baik”.

Tausiah dibawakan oleh Ketua MUI Kota Makassar Dr. K.H. Mustamin Arsyad, LC, MA. Dalam ceramahnya, menghimbau agar seluruh ormas Islam saling bersinergi untuk kemajuan dan kebesaran umat Islam dan tidak saling menyalahkan.

Bangka Belitung

LDII Legal, Professional, Membantu Ummat dan Pemerintah

manggar

MANGGAR (7/11).Data terkini ormas menurut catatan Kemendagri sebayak 139.957 ormas, diantaranya tercatat di Kemendagri sebanyak 65.577 ormas, Kemensos 25.405 ormas, Kemenkumham 48.866 ormas, Kemenlu 108 ormas. Sedangkan di Kabupaten Beltim terdata 101 ormas terdaftar 26 ormas.

“Bagaimanapun, keberadaan ormas merupakan elemen penting bagi masa depan NKRI. Bukan tak mungkin ke depan antara ormas dan pemerintah memungkinkan untuk saling bekerja sama dan memberi keuntungan. Kejelasan peran dan posisi pemerintah yang mewakili otoritas Negara jelas sangat dibutuhkan untuk tetap menjamin bahwa keberadaan ormas tidak berpotensi merugikan, apalagi membahayakan kenyamanan kehidupan publik. Iklim yang semakin demikratis mendorong lahirnya ormas dalam berbagai jenis kegiatan dan tingkatan. Dengan adanya regulasi yang lebih ketat dalam penerimaan ormas, diharapkan ormas yang lahir dari masyarakat kelak bisa menjadi bagian dari masyarakat serta bersama dengan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Bukan malah menjadi musuh bagi kelompok atau ormas lain, bahkan memusuhi pemerintah. Ormas sebagai salah satu bagian dari masyarakat sudah sepatutnya menempatkan diri di garda terdepan dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat tersebut dalam bingkai NKRI”.

Hal tersebut disampaikan oleh Kakan Kesbangpol Zikril, S.S selaku narasumber pada Musda II DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kab. Beltim yang berlangsung di Bukit Samak Manggar, 7 November 2013. Yang mengambil Tema Kedudukan dan Peran Ormas Dalam Wadah NKRI berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Musda dibuka secara resmi oleh Bupati Beltim yang diwakili staf ahli bidang Pemerintahan Drs. Burhanudin.

Menurut Zikril, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesi yang berdasarkan Pancasila.

LDII merupakan salah satu ormas keagamaan yang Legal Konstitusional seperti Organisasi lainnya dijamin dan dilindungi oleh hukum tata Negara. LDII berperan membantu pemerintah dan umat menjalankan syariat/ peribadatan agama mengembangkan toleransi, kerukunan intern LDII dan Islam, antar umat berbeda agama, dan antara umat beragama dengan pemerintah (Tri Kerukunan Hidup Umat Beragama).

Zikril juga mengharapkan agar LDII dan ormas lainnya melaksanakan kewajiban seperti menjaga persatuan dan kesatuan, partisipasi pembangunan serta ikut menghindari/ menanggulangi konflik. LDII juga berhak atas pengakuan publik dan perlindungan Negara terhadap eksistensinya. Selain Kakan Kesbangpol para pembicara juga menyampaikan materinya yaitu: Bapak Insanul Karim dari Polres Beltim dan Bapak Haji Ahmad Syafeei.

Jawa Timur

Bojonegoro

bojonegoro

Untuk mengevaluasi sejauh mana penyerapan anak terhadap kurikulum yang telah dirumuskan oleh PPG Kabupaten Bojonegoro, maka pada liburan 1 Muharom 1435 H PC LDII kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, mengadakan cerdas cermat di masjid Al Islah desa Pohbogo kecamatan Balen. Peserta terdiri dari TPA/TPQ binaan PPG Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah pengunjung kuarng lebih 354 orang.

Peserta didominasi oleh anak – anak usia 6 – 12 tahun. Peserta sangat antusias dalam menjawab pertanyaan – pertanyaan yang diberikan oleh dewan juri yang terdiri dari Ust. Arif Jamali, Ust. A. Marwanto dan Ust. Fauzi. Acara ini diharapkan mampu memacu semangat dan motivasi belajar generus LDII di masa yang akan datang.

News Aggregate (Lintas Daerah)

LDII BANJARSARI ADAKAN SUNATAN MASSAL

banjarnegara

Banjarnegara (13/8) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Selasa (13/08) menyelenggarakan sunatan massal bagi 50 anak yang berasal dari keluarga tidak mampu dari seluruh PC kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, MSi, ini diselenggarakan di komplek pondok pesantren LDII, Sokanandi. Hadi Supeno menyambut baik dakwah yang dilakukan oleh LDII karena dakwah dengan cara seperti ini dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. “Selain dakwah dengan cara pengajian akbar, dakwah dengan cara Sunatan massal seperti ini tetap masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita mengingat masih banyak warga yang membutuhkan” katanya.

KERJA BAKTI LDII BUMIWONOREJO

bumiwonorejo

Bumiwonorejo (5/5) – PAC LDII kelurahan Bumiwonorejo ikut melaksanakan gotong royong pembongkaran batu paping di halaman Masjid Nurul Huda Bumiwonorejo (Nabire/Papua). Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan dalam rangka menjalin kerja sama sekaligus silaturohim dalam bidang kerohanian. Sementara itu wakil ketua panitia pembangunan H. Medy Wiyono mengatakan Masjid Nurul Huda ini telah dibangun sejak tahun 1985 dan telah mengalami renovasi sekali dengan ukuran 16 m X 16 m dan untuk tahun 2013 Insya Allah akan dibangun dengan ukuran 24 m X 34 m dan dibuat 2 lantai. Selanjutnya H. Medy Wiyono mengharapkan semua umat Muslim di kelurahan Bumiwonorejo tanpa membedakan asal usul serta keyakinan, bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini baik berupa tenaga maupun materi.

FESTIVAL ANAK SHOLIH/SHOLIHAT LDII LUMAJANG

lumajang

Lumajang (18/8) – Dalam rangka memeringati hari kemerdekaan RI, LDII Lumajang mengadakan kegiatan FASS (Festival Anak Sholih/Sholihat). Lokasi kegiatan bertempat di halaman masjid al Muhaajirin. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membina anak-anak yang merupakan generasi muda LDII sehingga menjadi generasi yang unggul.

JALAN SEHAT LDII PURWOASRI KEDIRI

purwoasri

Purwoasri – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke-68, LDII Purowasri mengadakan berbagai macam lomba yang di laksanakan masing-masing PAC LDII, lomba-lomba tersebut di ikuti oleh lintas usia baik usia anak-anak, maupun usia tua. Menurut Ketua PC LDII Purwoasri Bpk. Purnomo, kegiatan ini adalah kegiatan rutinitas warga LDII didalam memperingati HUT RI. Darinya kita bisa mengingat dan mensyukuri jasa para pejuang kemerdekaan yang telah bersusah payah mengorbankan segala-galanya demi kemerdekaan ini. Puncak dari acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 68 di adakan jalan sehat di hadiri oleh Kapolsek Purwoasri Bp. AKP Sartono, SH dan Wanhat LDII Kediri Drs. KH. Sunarto, Msi. Para peserta yang mengikuti acara ini adalah warga masyarakat dan warga LDII dengan penuh semangat.

PERESMIAN SEKOLAH TAHFIDZ AL QURAN

al_amin

Makassar (7/9) – Dalam sambutannya, Drs. Andi Harun Makkatutu sebagai salah seorang pembina Ma’had Al Amin mengharap agar anak-anak didiknya bisa menghafal Al-Quran dalam jangka waktu 6 tahun. Diharapkan nantinya mereka akan menjadi ulama-ulama yang bisa diandalkan.

“Kita mampu mengeluarkan biaya untuk sekolah formal anak kita meskipun jumlahnya Rp. 10 juta/tahun. Maka sudah selayaknya kita lebih mendukung keberlangsungan sekolah ini. Sebab di akhirat orang tua akan diberi mahkota yang cahayanya melebihi terangnya sinar matahari”, ucapnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Andi Haruna Makkulasse selaku kepala sekolah. Ia menjelaskan sejarah pendirian sekolah ini. “Sekolah ini mulai dibuka pada Bulan Ramadan 1434 H yang lalu. Pada awalnya jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 54 orang. Kemudian yang lulus seleksi sebanyak 35 orang. Namun, peserta yang berhasil masuk kelas sebanyak 21 orang. Terdiri dari 11 orang laki-laki dan 10 orang perempuan,” ujarnya. Ia pun mengharapkan dukungan dari orang tua. Baik berupa subsidi dana, konsumsi maupun vitamin pendukung bagi siswa.

SEPEDA SEHAT LDII KUDUS

KUDUS (25/8) – Sekitar Tiga ratus penggemar sepeda dari warga LDII mengikuti Sepeda Sehat 2013 LDII Kudus, Minggu (25/8/2013). Kegiatan yang digelar DPD LDII Kabupaten Kudus ini start mulai dari halaman Masjid Baitul Qudus desa Panjang mengelilingi rute jalan Panjang, KHR Asnawi, Sunan Kudus, Simpang 7, Sunan Muria, Kaliputu dan finish di Komplek Masjid Baitul Qudus.

17 AGUSTUSAN LDII PONTIANAK

Pontianak (17/8) – Hampir di seluruh pelosok negeri ini perayaan 17 Agustusan selalu dimeriahkan dengan berbagai perlombaan. Tidak ketinggalan muda mudi Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Pontianak ikut mememeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68, dengan menyelenggarakan perlombaan dan permainan yang diperuntukkan bagi anak-anak usia cabe rawit dan pra remaja. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Muqorrobun ini diikuti oleh anak-anak dari PC dan PAC se-Kota Pontianak dan warga sekitar Pondok Pesantren.

HALAL BI HALAL

Pontianak (31/8) – Pada tanggal 31 Agustus 2013 Keluarga Besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia menyelenggarakan Halal Bi Halal Idul Fitri 1434 H. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambung silaturahmi bagi warga LDII se Kota Pontianak. Acara dibuka dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oelh Ustadz Kholilullah, dan Ustadz H. Subhan Samsulimajid yang menyampaikan tausyiah tentang Hikmah Halal Bi Halal. Pada acara Halal Bi Halal kali ini turut hadir pula Bapak Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH.M.Hum. Ketua DPW LDII Provinsi Kalimantan Barat Bapak Ir.Mulyadi Syafwan, M.MA dalam sambutannya mewakili warga LDII menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak H. Sutarmidji, SH. M.Hum, karena begitu banyak prestasi yang telah beliau capai selama memimpin Kota Pontianak.

News Aggregate (Lintas Daerah)

Studi Banding PPG Kab. Garut di Cilacap

cilacap13

Cilacap (27/10) – Dalam upaya menjalin tali silaturahim Penggerak Pembina Generus (PPG) Kabupaten Garut mengadakan serangkaian kegiatan studi banding pembinaan generasi penerus di kabupaten Cilacap. Kegiatan ini yang dilaksanakan di Pantai Sidaurip – Binangun, Kabupaten Cilacap pada tanggal 27 Oktober 2013. Peserta terdiri dari pemuda dan pemudi asal Garut dan Cilacap sejumlah 500 orang. Kegiatan ini makin semarak dengan diadakannya games, perkenalan, dan taushiyah dari pengurus PPG setempat./**

17 Agustusan ala LDII Wajo

wajo13

Wajo – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) PC Pitumpanua, Kab. Wajo mengadakan Festival 17 Agustus. Puluhan anak usia SD dan SMP mengikuti perlombaan tersebut. Lomba berlangsung selama 2 hari mulai Senin-Selasa, 12-13 Agustus 2013. Lomba mengambil tempat di pelataran Masjid Al-Barokah, Desa Tellesang. Beragam lomba diperadakan dalam even tahunan ini. Mulai dari lomba sendok kelereng, balap karung, memancing botol hingga futsal. Lomba ini dihelat untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakan. Selain itu, untuk mengembangkan kreatifitas generasi muda agar kedepannya dapat membangun bangsa. Salah seorang panitia, Ade Sabana Asmi mengaku kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan anak-anak pada permainan tradisional, sebab selama ini banyak anak yang beralih ke permainan modern, semacam game online dan lain-lain. Juga kegiatan ini untuk merangkul anak-anak agar tidak terpengaruh pada pergaulan yang tidak baik./**

LDII Kampar Adakan Lomba MTQ

kampar13

Riau (18/7) – Agenda tahunan peringatan Nuzulul Qur’an Majelis Ta’lim bekerja sama dengan pemerintahan Desa Bukit Kemuning Kec. Tpung – Kampar mengadakan kegiatan Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) se-Desa  Bukit Kemuning. Acara ini diadakan di Masjid Baitul Muttaqin 10 Romadhon 1434 H/18 Juli 2013 lalu yang diikuti oleh remaja masjid se-Desa Bukit Kemuning dari 12 Masjid dan Musholla. Kategori yang diperlombakan adalah: Tilawati, Hafidz Qur’an, Adzan, Tata Cara Menyolati Mayat, dan Ceramah tingkat anak-anak, remaja, maupun dewasa. Menurut Afrizal A, MA selaku Ketua Pelaksana, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan IMTAQ dan untuk memacu semangat pada para remaja masjid dalam memahami al Qur’an./**

Temu Remaja LDII Kalimantan

banjarmasin13

Kapuas (7/7) – Tidak kurang dari 200 muda mudi memadati Masjid Al Muhajirin Kapuas, Kalimantan Tengah. Mereka berasal dari PC LDII Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, dan desa Kapuas, Kalimantan Tengah. Menurut koordinator muda mudi PC LDII Banjarmasin Barat, kegiatan yang berlangsung 7 Juli 2013 berpusat di Gedung Pertemuan Umum Manggatang Tarung Kapuas tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara muda-mudi LDII, agar mampu mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan sehari hari. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai macam acara baik indoor maupun outdoor diantaranya diisi games games yang bertemakan perkenalan, kemandirian, kemepimpinan, kerjasama, keakraban, serta pertandingan persahabatan futsal antar muda mudi yang kemudian ditutup dengan acara ramah tamah./**

Partisipasi SENKOM MITRA POLRI Dalam Bencana Gempa Aceh

tenda_aceh

Nangroe Aceh Darusalam – Senkom Mitra Polri berpartisipasi dalam membantu korban akibat gempa bumi dengan skala 6,2 SR yang menimpa 2 kabupaten, antara lain kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Senkom merupakan salah satu bagian relawan yang aktif dalam penanganan bencana, dalam hal ini banyak pihak yang mempercayakan Senkom dalam pendistribusian bantuan kepada korban bencana gempa bumi diantaranya BUMN, BKKBN, PPSW-PEKKA dan lain-lain. Senkom juga dipercaya oleh Polda Aceh untuk mengawal bahkan membonceng Kapolda Aceh dari posko satu ke posko lain. Merupakan wujud tekad yang kuat dan  memegang amanah serta kejujuran yang dimiliki oleh personil Senkom untuk nusa dan bangsa./**

News Aggregate (Lintas Daerah)

Jogjakarta Entrepreneurship Expo

Jogjakarta – PC LDII Depok Jogjakarta mengadakan festival kewirausahaan yang dinamai JEE (Jogjakarta Entrepreneurship Expo). Acara ini berlangsung selama 2 hari, yakni tanggal 3-4 November 2013 di GOR Klebengan Jogjakarta.

Dengan tema ‘Jogja Banget’ panitia menyulap venue menjadi ajang kreativitas khas Jogjakarta. Diantara kreasi acara yang ditawarkan panitia, jalan sehat, bazaar, dan stand kuliner masih menjadi daya tarik utama kegiatan ini. Malam puncak JEE 2013 ditutup dengan seminar kewirausahaan yang mengambil tema “Menjadi Wirausaha Muda Islami”./** (PPM Jogja)

Silaturrahim Menyambut Tahun Baru Islam

Bandung –  Pengurus PC LDII Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung mengadakan acara Silaturahim Menyambut Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1435 H di GSG Sabiilul Muttaqiin, Jl. Sarijati II Bandung, sekaligus perkenalan beberapa pejabat baru di lingkungan pemerintahan Kecamatan Buahbatu dengan segenap pengurus dan warga LDII Kecamatan Buahbatu dan Kecamatan Bojongsoang.

Pejabat-pejabat baru yang hadir dalam acara dan memberikan sambutan, yaitu Camat Buahbatu, Drs. Hendrawan Setia Wiwaha, Kapolsek Buahbatu, Kompol Jimmy Ronaz, SH, dan  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Buahbatu, Drs. KH. Asep Kosasih, MAg. Hadir juga dalam kesempatan kali ini, Danramil 18-09 Buahbatu, Kapten Inf. Dasep Irianto, Kepala KUA yang diwakili oleh H. Muslihuddin, SAg., MLi., Lurah Margasari, Komar, SSos., Wakil Ketua DPD LDII Kota Bandung, H. Sunarya, SH., MH. dan Wanhat DPD/DPW LDII Prov. Jawa Barat, Ir. H. Djuharman Hizbullah dan H. Didi Wargaprawira, Bc.TT./** (Doddy Ruswandi)

Menantang Penurunan Moralitas Anak Bangsa

pabuaran

Bogor – Momen Tahun Baru Islam kali ini dimanfaatkan oleh LDII Pabuaran, Bogor untuk mengadakan acara FASIH (Festival Anak Sholih/Sholihat). Tidak sekedar kegiatan seremonial belaka, FASIH merupakan acara puncak dari pembinaan yang dilakukan LDII selama periode 2 tahun sekali. Hal ini dilakukan untuk menanamkan TRI SUKSES GENERUS yang dicanangkan oleh LDII. Tiga tempat kegiatan pun dirangkai sedemikian rupa oleh generasi muda LDII Pabuaran, dengan acara puncak bertempat di Lapangan Masjid Al-Furqon Cibinong.

Kegiatan ini diikuti oleh 250 anak-anak tingkat PAUD, TK, SD dan SMP dengan tema kegiatan ‘Membentuk Generasi Penerus yang Religius, Aktif dan Kreatif’. Kesemuanya berada dalam 7 Majelis Ta’lim wilayah Pabuaran diantaranya Wali Barokah, Baitul Huseni, Al Wahab, Al Mukaromah, Baitul Ahmad, dan Baitus Shobar.

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan, kerukunan, kekompakan dan kerjasama yang baik dalam kehidupan bermasyarakat serta membangun generasi penerus bangsa yang mandiri, pintar dan memiliki kefahaman agama yang baik./** (Frediansyah-LDII News Network)

DPW LDII Kota Padang Tebar Daging Qurban ke Panti Asuhan

padang_qurban

Kota Padang – (15/10) Ibadah qurban di Sumatera Barat kali ini agak sedikit unik. DPW LDII Kota Padang menggelar kegiatan tebar qurban ke 15 (lima belas) panti asuhan.

15 panti asuhan tersebut diantaranya adalah Panti Asuhan Puti Bungsu, Panti Asuhan Parak Jambu, Panti Asuhan Aisiyah Putri, Panti Asuhan Anak Mentawai Purus, Panti Asuhan Wira Lisna, Panti Asuhan Ridho Rahmat, Panti Asuhan Asih Asuh Gn Pangilun, Panti Asuhan Bundo Saiyo, Panti Asuhan Muhammadiyah Ketaping, Panti Asuhan Muhammadiyah Pauh Limo, Panti Asuhan Anak Asuh Lubuk Kilangan, Panti Asuhan Al Barqah, Panti Asuhan Liga Dakwah, Panti Asuhan Anak Mentawai Gadut.

Jika DPP LDII di Jakarta menebar daging qurban melalui jasa perantara tukan ojek, DPW LDII Kota Padang menebar daging qurban melalui jasa remaja majelis taklim LDII di lingkup Kota Padang. Tercatat sebanyak 50 motor ikut andil dalam kegiatan ini./** (G)