PC LDII Balongbendo TPQ al-Hidayah Menjadi Tuan Rumah PGA

sidoarjo15

Sidoarjo – Dalam rangka untuk peningkatan ilmu dan pengetahuan teknik mengajar Ustadz-Ustadzah TPQ se Kecamatan Balongbendo TPQ AL-HIDAYAH di Dsn Plumpang Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo menjadi tuan rumah acara rutin tiap bulan PGA [Pertemuan Guru Al quran]

Acara ini di hadiri oleh Ketua FKK [Forum Komunikasi Kepala] TPQ Kecamatan Balongbendo Bpk NurSalim.Spd.i juga dari pembina Ibu Nur Fadila Spd.i, pengurus FKK TPQ Kabupaten Sidoarjo.

Suatu kebersamaan dan kerukunan terjalin antar Ustadz-Ustadzah TPQ se-Kecamatan, ini menunjukan bahwa pentingnya hidup rukun antar umat agar tercipta kebersamaan.

Advertisements

Saimbang Pertahankan Gelar Juara

saimbang15

LDIISidoarjo.org – Penyelenggaraan KOMPASS (Kompetisi Anak Sholih Sidoarjo) yang telah berhasil dilakukan setiap tahun dalam 3 tahun terakhir ini oleh PPG Sidoarjo disambut baik oleh pengurus KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dan bahkan oleh sebagian KBM sebelumnya telah diadakan pra Kompass agar bisa bersaing bahkan menjadi juara di berbagai lomba yang diikuti.

Pra Kompas dan pembinaan lain yang sudah dipersiapkan dengan peserta yang telah diseleksi jauh-jauh hari bahkan bulan yang dilakukan beberapa KBM untuk berhasil meraih juara atau target lainnya, adalah hal wajar dan tidak salah untuk dilakukan. Hal tsb sesuai strategi dan persiapan yang dilakukan oleh masing masing KBM dalam menyambut program yang diadakan oleh PPG Sidoarjo.

Namun tidak bagi KBM Saimbang yang telah 2 kali menjadi juara umum sebelum kompass yang ke 3 tahun 2014 ini diselenggarakan dan tahun 2014 ini kembali menjadi juara umum yang ke 3 kalinya secara berturut-turut.

Dalam musawarah yang dilaksanakan oleh koordinator KBM dengan Koordinator TPQ di wilayah Saimbang dihasilkan keputusan tidak menyelenggarakan pra Kompass, cukup beberapa siswa TPQ yang menonjol prestasinya diberi pengarahan dan dikirim mewakili Saimbang.

Hadi Iswanto Koordinator KBM Saimbang mengatakan, Mas Hadi tidak menginginkan kalian harus jadi juara, sak dermo saja mengikuti, melaksanakan dan mendukung kegiatan PPG Sidoarjo. Tidak menjadi juara juga tidak apa-apa, Namun yang punya kemampuan lebih dalam bidang masing-masing supaya dipelajari lagi.

Keputusan Hadi sejalan dengan H. Suryono Abdulloh pembina KBMnya, dikatakan bahwa laksanakan saja kurikulum yang sudah diberikan oleh PPG Sidoarjo dan pusat. Kemampuan masing-masing siswa tidak sama sehingga hasilnyapun tidak sama, namun jika kurikulumnya dijalankan dengan baik Insya Alloh hasilnya juga baik.

Bahkan, kirimkan saja siswa lainnya agar bisa bergantian bagi yang belum pernah mengikuti, mengikuti Kompass untuk menjadi juara bukan tujuan utama KBM Saimbang, tapi menjalankan kurikulum adalah hal yang utama dalam pembinaan cabe rawit di Saimbang, tegas H. Suryono.

Musawarah rutin dilakukan oleh pengurus KBM didampingi pembinanya dan penanggung jawab masing-masing TPQ, agar ada kesinambungan dalam menjalankan program dan kurikulum yang harus dijalankan.

Seperti diketahui bahwa PPG Sidoarjo telah melaksanakan KOMPASS (Kompetisi Anak Sholih Sidoarjo) ke 3 (28/12/14) di Gedung Barokah Pondok Pesantren Sruni Gedangan Sidoarjo diikuti oleh 1.600 peserta dengan tema Raih Masa Depan dengan Mencari Ilmu./** (Al Qowiyyi)

KOMPASS 2014, Bangun Generasi Unggul Sejak Dini

sido15

LDIISidoarjo.org – PPG (Penggerak Pembina Generus) Sidoarjo, untuk kali ke-3 kembali menggelar ajang Kompetisi Anak Sholih, (28/12/14) di Gedung Barokah Pondok Pesantren Sruni Gedangan Sidoarjo. Kompetisi Anak Sholih Sidoarjo (KOMPASS) dengan tema Raih Masa Depan dengan Mencari Ilmu, merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh PPG Sidoarjo yang dihadiri 1.600 peserta.

Acara ini ditujukan bagi generasi penerus LDII yang biasa disebut cabe rawit untuk menampilkan kreatifitas dan kemampuan mereka setelah menempuh pendidikan agama selama setahun di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di masing-masing desa di kabupaten Sidoarjo.

Lomba mewarnai untuk anak usia TK sampai dengan SD kelas 3, sedangkan menggambar untuk usia SD kelas 4 sampai dengan kelas 6 banyak diminati peserta disamping berbagai macam lomba diadakan seperti Adzan, Hafalan Qur’an, Cerdas Cermat, Pildacil dan Futsal yang bersaing dengan ketat untuk meraih yang terbaik.

Menurut Suwoto S.Pd ketua PPG, bahwa Kompass ini digunakan untuk pembinaan usia dini bagi anak-anak sehingga bisa lebih semangat untuk selalu belajar ilmu agama yang diperlukan untuk kehidupannya sehingga menjadi anak yang sholih berakhlaqul karimah, berilmu dan mandiri. Mampu menjadi pribadi unggul baik dunia maupun akhirat dan bermanfaat untuk nusa dan bangsa.

Keberhasilan menjadi juara di Kompass ini bukan sepenuhnya menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan di TPQ, namun sebagai penyemangat bagi cabe rawit dan 5 unsur pembinaan generasi penerus untuk terus membina cabe rawitnya, tambahnya.

Masih menurt Suwoto, meratanya juara dari hampir seluruh desa menunjukkan adanya peningkatan pembinaan di tiap-tiap desa jika dibandingkan tahun lalu yang didominasi desa tertentu.

Di tahun ke-3 ini Desa Saimbang berhasil mempertahankan posisinya sebagai juara umum bertahan 3 kali berturut-turut karena berhasil meraih banyak juara dari lomba yang diadakan. /*(bocah sabil)