Remaja Cilik LDII Tanjung Tabalong Tanam Bibit

tabalongjun13

Tanjung Tblg – Sebagai upaya pembinaan secara berkesinambungan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan (Kalsel) memprogramkan tanam bibit bagi caberawit di wilayahnya.

Program yang telah menjadi salah satu agenda LDII Tabalong terkait pembinaan Generasi Penerus (Generus) diikuti sebanyak 150 orang Cabe Rawit (Anak Usia TK) dari sejumlah Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) yang ada di Pimpinan Cabang (PC) se-Kabupaten Tabalong dan sekitarnya.

Disela kegiatan tersebut, Sekretaris DPD LDII Kabupaten Tabalong Tutut Pintara, menyebutkan kegiatan tersebut adalah salah satu program yang dibuat untuk mencetak generasi mandiri, “kegiatan ini adalah salah satu agenda DPD LDII Kabupaten Tabalong diperuntukkan untuk pembinaan Generus yang fakih/faham agama, berakhlakul karimah dan mandiri,” terangnya.

“Dalam setiap bulannya DPD LDII Kabupaten Tabalong secara rutin mengadakan pembinaan kepada Generus, mulai dari pembekalan terkait pendidikan agama, kepribadan dan pelatihan kemandirian, termasuk hari ini, kita melatih anak didik kita terampil memanfaatkan lahan untuk berkebun, karena Indonesia terkenal dengan daerah agraris sangat lucu jika generasi kita tidak bisa bercocok tanam,” terang Tutut.

Selebihnya, menurut Tutut yang menjadi salah satu unsur Penggerak Pembina GenerusĀ  (PPG) diwilayahnya ini mengatakan sebelumnya Generus yang terdiri dari caberawit ini dilatih berkebun buah asli daerah, seperti menanam buah langsat, durian dan sejenisnya. Disamping itu Generus juga dilatih untuk berdagang dengan praktek langsung diacara pengajian umum setiap bulan, “Alhamdulillah dengan berdagang Generus mampu mengisi kas mereka setiap bulannya,” demikian pungkas Tutut.

Dalam kegiatan hari itu, para cabe rawit diajari bagaimana menanam bibit pepaya biar tumbuh subur dan berbuah dengan baik, juga bagaimana menanam tumbuhan yang bisa menjadi Apotek Hidup seperti menanam kunir dan sebagainya.
Begitu pula sebelumnya, praktek mananam pohon buah asli daerahnya juga melibatkan ratusan anak pra remaja dan remaja di sekitar Komplek Masjid Baitul Mukhlisin Desa Padang Panjang Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan//**

Advertisements