Konsolidasi DPD LDII Kotabaru

kotabaru14

Pada tanggal 21 September 2014, DPD LDII Kabupaten Kotabaru mengadakan Konsolidasi PC/PAC Se-kabupaten Kotabaru dengan tema “Sosialisasi Kinerja Organisasi Berbasis Konsep Mutu Melalui Metode Problem Solving Siklus PDCA”.

Tujuan acara ini adalah agar para pengurus organisasi dapat menjalankan kegaitan organisasinya dengan menggunakan konsep mutu melalui metode problem solving siklus PDCA ( Plan Do Check Action ) . Dalam metode ini juga akan terilhat kinerja organisasi melalui pengukuran yang objective dengan menampilkan Key Performance Measurement suatu pengukuran pencapaian kinerja organisasi yang dapat dijadikan control bagi setiap PC. & PAC dalam menjalankan fungsi organisasinya.

Pengukuran dilakukan dalam 3 parameter:

1. Activity.
2. Media Perception.
3. Attendant Of Meeting.

Peserta Konsolidasi dihadiri oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Kotabaru yaitu Bapak H. Drs. Murdianto,Msi dan juga dihadiri oleh para ketua dan sekretaris PC. Dan PAC se-Kabupaten Kotabaru serta para dewan penasehat. Hasil dari Konsolidasi tersebut adalah mulai diterapkannya sistem kinerja organisasi berbasis Konsep Mutu ini di setiap PC/PAC se kabupaten Kotabaru.

Kapuas, Kalimantan Tengah

49-54 tugu kapuas

Kabupaten Kapuas
Pintu Gerbang Kalimantan Tengah

Ibu kota Kabupaten Kapuas adalah Kuala Kapuas. Kota ini dibangun sejak lama, sebelum adanya Palangka Raya, Ibu kota Kalimantan Tengah. Kuala Kapuas adalah kota yang indah, karena berada pada tepi sungai pada simpang tiga. Ketiga sungai tersebut adalah Sungai Kapuas Murung, Sungai Kapuas, dan Daerah Pantai/Pesisir Laut Jawa. Pada malam hari, lampu-lampu dari pemukiman penduduk di tepian sungai yang amat luas itu berkerlap-kerlip dipantulkan oleh sungai disertai sapuan angin yang sejuk yang membawa nuansa magis. Kuala Kapuas yang berawal dari pelabuhan perdagangan skala kecil antar pulau dan antar daerah, menjadi pintu gerbang sisi selatan Provinsi Kalimantan Tengah.

Musim “Asep” Jadikan Kapuas Lumbung Padi

Indonesia dikenal memiliki dua musim, hujan dan kemarau. Tetapi Kabupaten Kapuas, Kalteng, mempunyai musim yang tidak dimiliki daerah lain, yaitu musim tanam “asep”, singkatan dari April tanam, September panen. Inilah waktu-waktu dimana para petani di lahan pasang surut bercocok tanam padi. Kabupaten yang mempunyai motto Kota Air dan menjadi lumbung beras di Provinsi Kalteng ini bertanam padi memang hanya dilakukan dalam kurun waktu satu kali dalam satu tahun. Ditanam pada bulan April dan panen pada bulan September.

PROYEK lahan gambut satu juta hektar. Anda masih ingat? Ya inilah lahan gambut yang berada di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Kapuas, suatu lahan yang pada era orde baru akan disulap menjadi lahan pertanian. Sayang proyek itu gagal bersamaan dengan tumbangnya rezim orde baru. Dan lahan gambut itu kini telah menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kabupaten Kapuas dengan ibukotanya Kuala Kapuas adalah salah satu kabupaten otonom eks daerah Dayak Besar dan Swapraja Kotawaringin yang termasuk dalam wilayah Karesidenan Kalimantan Selatan. Suku Dayak Ngaju merupakan penduduk asli Kabupaten Kapuas.

Sektor pertanian dengan komoditi utama padi merupakan salah satu andalan daerah ini. Tak kurang dari 65 persen produksi beras di Kalteng dipasok oleh Kabupaten Kapuas. Kabupaten ini memang didukung lahan pertanian seluas 76,793 ribu Ha dari potensi lahan 277 ribu Ha. Prospek perluasan areal persawahan di daerah ini masih terbuka lebar. Misalnya di Kecamatan Selat, Kapuas Hilir, Kapuas Murung, Pulau Petak, Basarang, Kapuas Barat dan Kecamatan Mantangai. Inilah kawasan yang termasuk dalam program proyek lahan gambut tempo dulu yang kini tengah dibangkitkan lagi.

Selain padi, komoditi pertanian lainnya yang cukup potensial adalah usaha perikanan laut, plywood, karet (crumb rubber), sabut kelapa, anyaman rotan. Belum lagi industri meubeler, hasil kerajinan purun, perahu kayu, karet, sirap ulin, dan balok ulin.

Sektor Pertambangan juga cukup menjanjikan. Kabupaten ini kaya akan bahan tambang seperti intan, emas, batubara, mika, kaolin, batu kapur, pasir kuarsa dan gambut.

Tinjauan sektoral di Kabupaten Kapuas sendiri, terlihat bahwa sektor pertanian berperan signifikan dalam perekonomian daerah ini. Hal tersebut terlihat dari kontribusi sektor pertanian bagi PDRB yang mencapai 49,99 persen.

Untuk subsektor tanaman pangan, produk andalannya adalah padi, dengan jumlah produksi 240.846,90 ton, ketela pohon 22.136 ton, dan ketela rambat 3.725,34 ton. Berdasarkan jumlah produksi, setidaknya terdapat tiga kecamatan yang cocok dijadikan klaster produksi pangan khususnya padi, yaitu Kecamatan Kapuas Murung, Selat, dan Mantangai.

Selain tanaman pangan, petani di daerah ini juga menghasilkan produksi sayur-sayuran dengan jumlah produksi 13.729 ton dan buah-buahan dengan jumlah produksi 20.631 ton. Produk andalan sayur-sayuran adalah kacang panjang dengan jumlah produksi 2281 ton, ketimun 1.854 ton, dan terong 1.402 ton. Sedangkan produk andalan untuk buah-buahan adalah rambutan dengan produksi 6.023 ton, nangka/cempedak 4.218 ton, dan pisang 2.908 ton.

Kabupaten Kapuas juga menghasilkan produk perkebunan. Produk perkebunan andalan daerah ini adalah karet, kelapa, dan kopi. Klaster perkebunan karet cocok dikembangkan di Mantangai, Kapuas Tengah, dan Kapuas Timur.

Sedangkan klaster kelapa cocok dikembangkan di Kecamatan Kapuas Kuala, Selat, dan Basarang. Sementara klaster perkebunan kopi cocok dikembangkan di Kecamatan Mantangai, dan Kapuas Kuala. Selain perkebunan, Kabupaten ini juga menghasilkan produk kehutanan, terutama kayu. Realisasi produksi kayu bulat Tahun 2003 sebesar 250.841,78 M3.

Daerah Kapuas merupakan daerah penghasil produk-produk peternakan untuk Propinsi Kalimantan Tengah. Populasi sapi dan ayam buras di daerah ini merupakan yang tertinggi se Kalimantan Tengah. Sedangkan populasi babi merupakan terbesar kedua setelah Kabupaten Barito Utara.

Klaster peternakan sapi cocok dikembangkan di Kecamatan Basarang dan Selat. Klaster babi cocok dikembangkan di Kecamatan Kapuas Hilir, Kapuas Barat, dan Selat. Sedangkan klaster peternakan ayam buras cocok dikembangkan di Kecamatan Selat, Kapuas Kuala dan Kapuas Murung.

Untuk subsektor perikanan, daerah ini menghasilkan produk perikanan laut dan darat. Produksi ikan laut terkonsentrasi di Kecamatan Kapuas Kuala. Sedangkan produk ikan darat dihasilkan beberapa kecamatan antara lain Timpah, Mantangai, Kapuas Murung. Di ketiga kecamatan itu cocok dikembangkan klaster perikanan darat.
Pada kegiatan perdagangan, mayoritas pedagang di daerah ini adalah pedagang kecil. Jika dilihat dari sisi sebarannya, konsentrasi pedagang baik besar, menengah, atau kecil terjadi di Kecamatan Selat. Karena itu, Kecamatan Selat ini dapat dikatakan sebagai sentra perdagangan di Kabupaten Kapuas.

Pada Tahun 2003, jumlah perusahaan di daerah ini mencapai 127 buah. Jika dilihat dari sisi bentuk perusahaan, yang terbanyak adalah perusahaan perorangan, yaitu sebanyak 85 buah. Bentuk usaha lainnya yang ada di daerah ini adalah CV sebanyak 22 buah, PT 10 buah, dan koperasi 10 buah.

Pada sisi perdagangan internasional, perdagangan di Kabupaten Kapuas menghasilkan devisa dengan nilai yang cukup signifikan. PadaTahun 2003, Nilai Ekspor Kabupaten Kapuas mencapai US $ 13.825.256,99. devisa sebesar itu dihasilkan dari Nilai Ekspor Dowel/Moulding sebesar US $ 6, 85 juta, karet US $ 5 juta, dan plywood U S$ 1,95 juta.//**

Panen Padi Mayang Bulir Kecil

BUPATI Kapuas Ben Brahim S Bahat Selasa (9/9) pagi bertempat di Gapoktan Bersatu Handel Swarga Desa Anjir Mambulau Timur Kec Kapuas Timur seluas 180 hektare lakukan panen padi varietas unggul “Mayang Bulir Kecil” yang sangat dicari masyarakat karena bebulir kecil namun menjadi besar saat dimasak dan sangat nyaman dimakan.
Nampak mendampingi panen tersebut Ketua DPRD H Mahmud Iip Syafrudin, Kajari Subroto, mewakili Kadistan Prov Kalteng, Kapolres dan Dandim serta Kepala Kantor Kemenag Kapuas H Achmad Bahruni serta Sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkab Kapuas.

Ben Brahim dalam sambutannya usai memanen menyatakan bahwa kebutuhan beras terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, bahkan menurutnya pada tahun 2014 badan pangan dunia FAO memprediksi sekitar 1,2 juta ton Indonesia kekurangan beras akibat anomali cuaca yang kurang bersahabat.

Walaupun demikian Kalimantan Tengah yang mentargetkan 1 juta ton atau setara 630.000 ton beras akan dapat tercapai sebab melalui pelaksanaan index satu kali menjadi dua kali perluasan areal tanam sehingga hamparan lahan di Kabupaten Kapuas termasuk Kapuas Timur terus meningkat.

“Kapuas pemberi kontribusi terbesar untuk Kalimantan Tengah yakni sekitar 50% dalam kurun waktu 10 tahun terakhir” ujar Ben yang disambut tepuk tangan ratusan masyarakat sekitar Handel Swarga. Ben juga mengharap agar masyarakatnya konsisten dan bekerja keras dalam menggarap lahan. Juga PPL, Mantri Tani, Pengamat Hama dan Pengamat Pengairan agar membantu dan membina para petani sehingga julukan “Kapuas Lumbung Padi Kalteng” tetap terjaga.

Berdasarkan perhitungan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas hasil panen kali ini adalah rata-rata ubinan dari petak 1, 2 dan 3 adalah 1,57 Kg GKP produksi perhektare sebesar 2,52 ton GKP/Ha atau jika dikonversi ke gabah kering giling sebesar 2,16 ton GKG/Ha.

Masih ditempat yang sama Ben Brahim juga beri bantuan peralatan pertanian kepada Ketua Gapoktan Bersatu Buchari serta “Hasupa Hasundau” guna dengarkan langsung keluhan masyarakatnya. Terungkap bahwa hampir seluruh masyarakat Handel Swarga dan sekitarnya ingin meningkatkan hasil usaha pertanian dan perikanan.

“Suatu saat nanti padi akan lebih berharga dari emas dan perak sebab, lahan pertanian semakin sempit karena berubah fungsi menjadi perumahan, perkebunan atau lainnya, ini harus kita pertahankan” Ujar Ben.

“Berbagai usulan petani diantaranya mekanisasi pertanian berupa pengadaan hand traktor, mesin pemanen dan perontok padi, serta penataan pengairan, bibit ikan dan jalan usaha tani yang sangat diinginkan masyarakat menjadi tanggapan serius. Bahkan saat itu pula Bupati Kapuas memerintahkan Kepala SKPD terkait yang menyertainya agar mencatat dan menjadi prioritas pada TA 2015 mendatang.

Jalan masuk sekitar 5 kilometer yang dilalui saat ini serasa naik kuda karena sedang dalam proases semenisasi, akan terus dilanjutkan sehingga kedepan mulai dari muara sungai hingga lahan pertanian masyarakat menjadi mulus dan nyaman sehingga para petani semakin mudah hasil usaha pertanian” tiru Suwarno Muriyat yang menyertai kegiatan ini.//**

Cenderamata Getah Nyatu

KABUPATEN Kapuas memiliki beragam keunggulan yang menjadi simbol wilayah daerah ini, salah satunya kerajinan getah Nyatu. Pohon Nyatu merupakan tanaman eksotis Kalimantan Tengah yang hanya tumbuh di dua wilayah tertentu di provinsi tersebut, yaitu di Kabupaten Pangkalan Bun dan di Kecamatan Bukit Tangkiling, Kota Palangkaraya.

49-54 getah nyatu1

Meski banyak diminati wisatawan lokal maupun internasional, kerajinan getah Nyatu masih belum dapat diekspor sebagai komoditas andalan karena berbagai hal. Salah satunya karena semakin langkanya pohon Nyatu akibat perambahan hutan di Kalimantan.

Pemilihan pohon nyatu sebagai bahan dasar utama pembuatan kerajinana karena Pohon Nyatu memilki kemampuan berkembang biak dalam waktu singkat. Hanya dalam kurun waktu 6 bulan, ketinggian pohon nyatu sudah mencapai 8 meter. Dengan ketinggian itu, pohon nyatu sudah dapat dipangkas dan di ambil getahnya. Namun panen pohon nyatu tidak lantas dilakukan begitu saja. Panen phon nyatu dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh ketua adat. Hal ini harus dilakukan untuk menjaga tradisi agar selalu menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk dibuat menjadi sebuah kerajinan, getah pohon nyatu harus melalui beberapa tahap yang cukup rumit. Pertama batang dipisahkan dari kulitnya, lalau batang direbus selama 3 kali untuk mendapatkan getah yang baik. Perebusan pertama menggunakan minyak tanah, fungsinya untuk memisahkan getah dengan batangnya. Tahap kedua cukup menggunakan air untuk memisahkan minyak tanah dengan getah. Sedangkan yang ketiga, untuk memberi warna pada getah nyatu dengan pewarna alami, seperti dengan daun yang memiliki kekhasan warna tertentu.

Setelah diberi warna, maka selanjutnya adalah pembentukan, hal ini dilakukan ketika getah masih panas, karena jika sudah dingin, getah nyatu akan seulit dibentuk. Kebanyakan bentuk getah nyatu didominasi oleh perahu naga dan perahu burung tingang. Ada juga yang dibentuk menjadi replika perahu yang digunakan dalam acara tiwah (perahu yang mengantarkan tulang orang yang meninggal). Selain bentuk-bentuk perahu yang beragam, getah nyatu juga dibentuk menjadi replika prajurit Dayak lengkap dengan aksesoris yang digunakan.

Selain memilki warna-warna yang terang, kedetailan pada getah nyatu juga tinggi sehingga cocok untuk dijadikan sebagai hiasan atau dekorasi ruangan. Harga yang dibandrol pun relatif terjangkau, tergantung bentuk atau ukurannya. Biasanya kerajinan getah nyatu berkisar antara puluhan ribu hingga jutaan rupiah. /**

Bupati Kab. Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MT.
Pemilik Hak Cipta dan hak Paten Konstruksi-ITS dan Metodanya

49-54 bupatiKALAU Anda memahami Konstruksi Instrumen Tower Sederhana (Konstruksi-ITS) dan Metodanya, yang kini sudah banyak diterapkan dalam pembangunan jembatan bentang panjang di Indonesia, maka sebaiknya Anda juga mengenal siapa penemunya. Beliau adalah Ir. Ben Brahim S. Bahat, MT, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Tengah, yang kini menjadi Bupati Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Konstruksi-ITS dan Metodanya ini ditemukan Ben Brahim pada tahun 2000, dan mulai disusun tahun 2002. Karya putera daerah Suku Dayak Kalteng dalam bidang teknologi ini telah mendapat pengakuan dan perlindungan dari Kementerian Hukum dan HAM dalam bentuk HAK CIPTA dan HAK PATEN.

Konstruksi-ITS dan Metodanya adalah peralatan untuk pelaksanaan erection jembatan bentang panjang. Dengan menggunakan konstruksi ini, maka pembangunan jembatan bentang panjang diyakini akan lebih efisien atau menghemat biaya pelaksanaan hingga 47% lebih, dan mempercepat waktu penyelesaian 1:1,5 dibandingkan dengan medote konvensional/perancah, sehingga lebih cepat dimanfaatkan.

Ben Brahim menceritakan, bahwa sejak dirinya bertugas di Kanwil Departemen PU Provinsi Kalteng (tahun 1986), bidang tugas yang banyak digeluti adalah bidang jalan dan jembatan. Salah satu jembatan yang ditanganinya (sebagai Pimpro), pada waktu itu adalah Jembatan Kahayan yang terletak di tengah-tengah Kota Palangka Raya, yang panjang totalnya 640 meter. Jembatan Kahayan bentang tengahnya menggunakan konstruksi pelengkung (bentang khusus) sepanjang 150 meter yang didesign tahun 1997, dan merupakan yang pertama kali digunakan di Indonesia.

“Setelah fase design, timbul persoalan yaitu belum ditemukan bagaimana cara melaksanakan erection pada bagian konstruksi pelengkungnya. Berkali-kali kami dari Dinas PU Kalteng bersama konsultan melakukan diskusi dengan pihak Departemen PU di Jakarta, tetapi belum ditemukan cara yang efektif dan efisien,” jelan Ben.

Sebagai orang yang terlibat langsung dalam pembangunan Jembatan Kahayan ini, Ben Brahim, pada setiap kesempatan selalu berpikir bagaimana caranya agar pelaksanaan erection konstruksi pelengkung pada bagian tengah konstruksi jembatan bisa lebih efektif dan efisien daripada Metoda Perancah.

“Pada pertengahan tahun 2000, saya menemukan konsep metode erection menggunakan Tower, Kabel dan Peralatan Pendukung lainnya yang saya yakini dapat lebih efektif dan efisien dari Metoda Perancah,” Terang Ben.

Ketika mengikuti pendidikan Program S-2 Teknik Sipil di ITS Surabaya, Ben Brahim mengajukan konsep Konstruksi Tower, Kabel dan Peralatan Pendukungnya, yang kemudian diseminarkan pada 16 Januari 2002, dan lulus dengan memperoleh nilai A.

Ben Brahim kemudian menyusun tesis dengan judul “Study Alternatif Metode Erection Bangunan Atas Jembatan Bentang Panjang pada Jembatan Sungai Kahayan di Palangka Raya”. Dalam tesis ini disajikan secara detail mengenai alternatif metoda pelaksanaan erection menggunakan Konstruksi-ITS, dan kembali lulus dengan nilai A (Cum Laude).

Kepada NUANSA PERSADA Ben Brahim mengakatan, bahwa sudah banyak pelaksanaan ‘erection’ jembatan bentang panjang (bentang khusus/pelengkung) di Indonesia yang menggunakan Konstruksi-ITS dan Metodanya. Seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Riau dan beberapa provinsi lainnya. Khusus di Kalteng, Konstruksi-ITS dan Metodanya ini digunakan pada Jembatan Kalahien (Barito Selatan), Jembatan Merdeka (Murung Raya), Jembatan Sungai Seruyan di Kabupaten Seruyan.

Pada tanggal 15 Pebruari 2010, Ben Brahim mendapatkan HAK CIPTA dengan judul ciptaan “KITS (Konstruksi-ITS)” dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Direktorat Cipta, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang, dengan nomor pendaftaran 046150. Ciptaan ini kemudian diumumkan secara nasional ke seluruh wilayah Indonesia dan ke luar negeri. Pada tanggal 29 Juli 2010, Ben Brahim mendapatkan HAK PATEN dengan judul “Konstruksi Instrumen Tower Sederhana dan Metodanya”.//**

Resep Anti Galau

oleh: Ustadz Aceng Karimullah

Assalamu ‘alaikum, Pak Ustadz.

Saya mau bertanya. Terkadang saya suka merasa gelisah, padahal keluarga dan teman-teman ada bersama saya. Gelisahnya itu entah kenapa, tiba-tiba muncul dengan sendirinya. Hal ini sudah lama saya alami.

Menurut Bapak kenapa hal itu bisa terjadi dengan saya ya ? Apakah hal semacam itu biasa terjadi pada setiap orang ataukah seperti apa ? Terimakasih, Pak.

Nona, ibukota.

Wa ’alaikumus-salaam warohmatullohi wabarokatuh.

Nona yang saya hormati, dalam kehidupan di dunia dengan berbagai persoalan yang kita hadapi, adalah lumrah kalau orang jadi galau. Tapi kalau galaunya berkepanjangan, akan menjadi penyakit dalam hidup kita yang akan menjadikan kita jadi susah untuk “move on”. Maka lebih baik kalau kita bahas saja resep-resep anti galau sebagai berikut:

DZIKIR

Ada satu firman Alloh dalam surah ar-Ro’d ayat 28 yang berbunyi:

(yaitu) orang-orang beriman yang hati mereka tenteram dengan dzikir pada Alloh. Ketahuilah bahwa dengan dzikir pada Alloh hati akan merasa tenteram”.

Dari ayat ini kita mestinya bisa mawas diri bahwa kalau kita sering galau, bisa jadi karena kita kurang dzikir. Karena bagi yang sudah membiasakan dzikir, Alloh menjanjikan baginya ketenteraman hati alias tidak galau.

ISTIGFAR

Apa yang harus kita baca? Memang banyak macam kalimat dzikir yang bisa kita baca, diantaranya adalah istigfar.
Salah satu sabda Rasululloh SAW dalam hal keutamaan istigfar adalah: “Barangsiapa yang membiasakan membaca istigfar maka Alloh akan:
• memberinya jalan keluar dari setiap problema hidup yang dia hadapi,
• memberinya kemudahan dari segala kesulitan hidupnya,
• memberinya rejeki dari sumber atau arah yang dia tidak duga sebelumnya”.(HR Ibnu Majah).
Jadi hikmah dari istigfar pun, selain sebagai penghapus dosa, juga adalah sebagai penghilang galau.

TAHLIL dan TASBIH

Di surah al-Anbiya’ ayat 87 – 88 Alloh menceritakan:

“dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Nabi Yunus), ketika ia pergi sambil marah-marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka ia menyeru dalam kegelapan [*]: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim”.

“Maka Kami mengabulkan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan, dan seperti itulah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.”

[*] Yang dimaksud dengan “dalam kegelapan” ialah di dalam perut ikan, di dalam laut dan di malam hari.
Maka kita pun bisa membaca tahlil dan tasbihnya Nabi Yunus ini untuk menghilangkan kegalauan: “Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin”.

ISTIQOMAH

Di dalam surah Fushshilat ayat 30 – 31 Alloh berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan “Tuhan Kami adalah Allah” kemudian mereka istiqomah, maka para malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan “Janganlah kalian takut dan janganlah merasa sedih; dan gembiralah dengan sorga yang telah dijanjikan pada kalian”.

Kamilah (Alloh) kekasih pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kalian akan memperoleh apa yang kalian inginkan dan bagi kalian di dalamnya apa yang kalian minta.

Sikap istiqomah, teguh pendirian, konsekwen dan konsisten, “tetap menetapi” peraturan-peraturan Alloh,mestinya membawa kita pada kehidupan yang gembira dan tidak galau. Apalagi Alloh menjadi kekasih pelindung kita. Bukankah tidak ada yang lebih baik dari pada itu?

TAHMID

Rasulullah SAW pernah menyabdakan: “Aku kagum dengan sikap orang beriman terhadap ketentuan Alloh. Jika Alloh menentukan nikmat, maka dia bertahmid dan bersyukur; jika Alloh memberinya musibah, dia bertahmid dan bersabar. Berarti dia mendapat kebaikan dari setia keadaan”. (HR Ahmad bin Hanbal).

Kalau kita memahami hikmah dari tahmid (membaca “Alhamdu lillaah”) sambil syukur dan sabar maka mestinya hidup kita tidak jadi galau dong, karena hidup kita akan selalu diisi oleh Alloh dengan kebaikan.

PERCAYA ADANYA TAKDIR

Tegaknya iman kita dengan percaya pada rukun iman yang enam. Rukun iman yang ke-enam adalah percaya adanya takdir. Tidak percaya dengan adanya takdir bisa membuat seseorang menjadi kufur. Dan Rasululloh SAW menyabdakan: “Beriman pada takdir bisa menghilangkan kesusahan besar maupun kesusahan kecil”. (HR al-Hakim).

Atau sebagaimana nasehat seorang shahabat Nabi yang bernama ‘Ubadah bin Shamit: “Engkau tidak akan merasakan manisnya iman sampai engkau yakin bahwa apa yang telah ditakdirkan untukmu itu tidak akan luputdarimu dan apa yang tidak ditakdirkan untukmu maka tidak akan terjadi padamu”. (HR Abu Dawud).

BERPRASANGKA BAIK DAN SABAR

Dalam suatu hadits qudsi Alloh berfirman: “Aku berada pada persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku”. (HR Muslim). Dalam memilih antara berprasangka jelek (su-uzhzhon) dan berprasangka baik (husnuzhzhon) maka akal sehat akan membawa kita pada husnuzhzhon. Hadapilah hidup ini dengan optimistis, jangan selalu pesimistis karena akan membuat hidup kita jadi galau.

Ibarat kalau sekarang ini musim kemarau, buat apa kita selalu galau mengkhawatirkan jangan-jangan rumah kita kebanjiran. Kalaupun mau galau, jangan hanya sekedar galau tanpa usaha nyata, tapi lebih baik kita bikin tanggul atau kita tinggikan lantai rumah kita. Kalaupun musim hujan datang dan ternyata rumah kita masih kebanjiran juga, berarti kita harus putar otak lagi mencari jalan lain. Karena pada hakekatnya orang sabar itu bukan orang yang pasif menyerah pada takdir, tapi orang sabar itu adalah orang yang menghadapi hidup dengan penuh taktik dan strategi, sebagaimana digambarkan dalam surah al-Anfal ayat 66:

“Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia tahu bahwa padamu ada kelemahan, maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus musuh; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu musuh dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”.

Dalam dunia masa sekarang yang semakin tajam tingkat persaingannya, bagaimana kita bisa muncul sebagai pemenang kalau tidak punya planning, management, taktik dan strategi yang mumpuni. Dan itulah tandanya orang yang sabar, seraya kepada Alloh-lah tempat kita bertawakal.

Walloohul-musta’aan walaa haula walaa quwwata illaa billaah.

Wassalaamu ‘alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.

Kisah Nabi Shaleh

Tsamud adalah nama suatu suku yang di suatu dataran bernama yang terletak antara Hijaz dan Syam yang dahulunya termasuk wilayah kekuasaan suku Aad yang telah habis binasa disapu angin sebagai pembalasan atas pembangkangan dan pengingkaran mereka terhadap dakwah dan risalah Nabi Hud.

Kemakmuran dan kemewahan hidup serta kekayaan alam yang dahulu dimiliki dan dinikmati oleh kaum Aad telah diwarisi oleh kaum Tsamud. Tanah-tanah subur yang memberikan hasil berlimpah ruah, binatang-binatang perahan dan ternak yang berkembang biak, kebun-kebun bunga yang indah, bangunan rumah-rumah yang didirikan di atas tanah yang datar dan dipahatnya dari gunung.

Semuanya itu menjadikan mereka hidup tenteram, sejahtera dan bahagia, merasa aman dari segala gangguan alam.

Tuhan Mereka adalah berhala-berhala yang mereka sembah dan puja, kepadanya mereka berkurban, tempat mereka minta perlindungan dari segala bala dan musibah dan mengharapkan kebaikan serta kebahagiaan.

Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidak akan membiarkan hamba-hambaNya berada dalam kegelapan terus-menerus tanpa diutusnya seorang Rasul untuk memberi penerangan dan memimpin mereka keluar dari jalan yang sesat ke jalan yang benar. Demikian pula Allah tidak akan menurunkan adzab dan siksaan kepada suatu umat sebelum mereka diperingatkan dan diberi petunjuk olehNya dengan perantara seorang yang dipilih untuk menjadi utusan dan rasulNya. Sunnatullah ini berlaku pula kepada kaum Tsamud, yang kepada mereka telah diutus Nabi Shaleh seorang yang telah dipilihNya dari suku mereka sendiri, dari keluarga yang terpandang dan dihormati oleh kaumnya.

Nabi Shaleh memperkenalkan mereka kepada Tuhan yang patut mereka sembah, Tuhan Allah Yang Maha Esa, yang telah menciptakan mereka, menciptakan alam di sekitar mereka, menciptakan tanah-tanah yang subur yang menghasilkan bahan-bahan keperluan hidup mereka, menciptakan binatang-binatang yang memberi manfaat dan berguna bagi mereka.

Nabi Shaleh memperingatkan kaumnya, “Wahai kaumku, tinggalkan tuhan-tuhan selain Allah. Tidak ada yang patut kita sembah selain Allah. Aku mengharapkan kebaikan dan kebajikan bagi kalian. Aku tidak akan menjerumuskan kalian ke dalam kerugian dan kesengsaraan. Aku hanyalah utusan Allah, dan apa yang aku serukan kepada kalian adalah amanat Allah yang harus aku sampaikan untuk kebaikan kalian di dunia dan akhirat kelak. Bertaubatlah dan mohon ampun kepada Allah atas dosa dan perbuatan syirik yang telah kalian lakukan selama ini”.

Terperanjatlah kaum Shaleh mendengar seruan dan dakwah Nabi Shaleh yang bagi mereka merupakan hal yang baru yang tidak diduga akan datang dari saudara atau anak mereka sendiri. Maka serentak ditolaklah ajakan Nabi Shaleh itu seraya berkata mereka kepadanya, “Wahai Shaleh! Kami mengenalmu seorang yang pandai, tangkas dan cerdas, fikiranmu tajam dan pendapat serta semua pertimbanganmu selalu tepat. Pada dirimu kami melihat tanda-tanda kebajikan dan sifat-sifat yang terpuji. Engkau selalu memimpin kami menyelesaikan hal-hal rumit yang kami hadapi. Tetapi ternyata kau telah tergelincir dengan tingkah lakumu dan tindak tandukmu yang menyalahi adat-istiadat dan tata cara hidup kami. Apa yang engkau serukan kepada kami? Engkau menghendaki agar kami meninggalkan sesembahan nenek moyang kami? Sesembahan yang telah menjadi darah daging kami? Kami tidak akan meninggalkannya dan kami tidak akan mengikuti seruanmu yang sesat itu. Kami tidak mempercayai omong kosongmu, bahkan meragukan kenabianmu. Kami tidak akan mendurhakai nenek moyang kami dengan meninggalkan sesembahan mereka dan mengikuti jejakmu.”

Nabi Shaleh memperingatkan mereka agar jangan menentangnya dan agar mengikuti ajakannya beriman kepada Allah yang telah mengaruniai mereka rezeki yang luas dan penghidupan yang sejahtera. Diceritakan pula kepada mereka kisah kaum-kaum yang mendapat siksa dari Allah karena menentang rasul-Nya dan mendustakan risalah-Nya. Hal yang serupa itu dapat terjadi di atas mereka jika mereka tidak mau menerima dakwahnya dan mendengar nasihatnya, yang diberikannya secara ikhlas dan jujur sebagai seorang anggota dari keluarga besar mereka dan tidak mengharapkan atau menuntut upah dari mereka.

Sekelompok kecil kaum Tsamud yang kebanyakan terdiri dari orang-orang duafa’ menerima dakwah Nabi Shaleh, sedangkan sebagian besar golongan orang-orang kaya menyombongkan diri menolak ajakan Nabi Shaleh dan mengingkari kenabiannya, “Wahai Shaleh! Engkau telah kerasukan syaitan dan terkena sihir. Akalmu sudah berubah dan fikiranmu sudah kacau sehingga kau tidak sadar telah mengeluarkan kata-kata yang tidak masuk akal. Engkau mengaku diutus oleh Tuhanmu sebagai nabi dan rasul-Nya. Apa kelebihanmu daripada kami sehingga engkau dipilih menjadi rasul, padahal ada orang-orang diantara kami yang lebih pantas menjadi nabi. Engkau hanya bertujuan mengejar kedudukan dan ingin diangkat menjadi pemimpin kaummu.

Nabi Shaleh menjawab, “Aku sudah katakan bahwa aku tidak mengharapkan sesuatu apapun dari kalian sebagai imbalan. Aku lakukan ini semata-mata atas perintah Allah dan dari-Nya kelak aku harapkan alasan dan ganjaran. Bagaimana aku dapat mengikuti kalian dan menterlantarkan amanat Allah kepadaku, sedangkan aku telah memperoleh bukti-bukti yang nyata atas kebenaran dakwahku. Janganlah sesekali kalian berharap aku melanggar perintah Tuhanku dan melalaikan kewajibanku kepada-Nya. Siapa yang akan melindungiku dari murka Tuhanku jika aku berbuat demikian? “

Setelah gagal menghentikan dakwah Nabi Shaleh, mereka menantang Nabi Shaleh untuk membuktikan kebenaran kenabiannya dengan suatu bukti mukjizat dalam bentuk benda atau kejadian luar biasa yang berada di luar kekuasaan manusia.

Nabi Shaleh sadar bahwa tantangan kaumnya yang menuntut bukti darinya berupa mukjizat itu adalah bertujuan hendak menghilangkan pengaruhnya dan mengikis habis kewibawaannya di mata kaumnya terutama para pengikutnya bila ia gagal memenuhi tentangan dan tuntutan mereka. Nabi Shaleh membalas tantangan mereka dengan menuntut janji pada mereka apabila ia berhasil mendatangkan mukjizat yang mereka minta, mereka harus meninggalkan sesembahan mereka dan akan mengikuti Nabi Shaleh serta beriman kepadanya.

Sesuai dengan permintaan pemuka-pemuka kaum Tsamud berdoalah Nabi Shaleh memohon kepada Allah agar memberinya suatu mukjizat untuk membuktikan kebenaran risalahnya dan sekaligus mematahkan perlawanan kaumnya. Ia memohon kepada Allah dengan kekuasaan-Nya menciptakan seekor unta betina yang dikeluarkan dari sebuah batu besar yang terdapat di sisi sebuah bukit.

BERSAMBUNG…

Tetap Batuk Sepulang dari Ibadah Haji

bat

Saat ini jamaah haji Indonesia secara bertahap kembali ke tanah air. Selain berbagai oleh-oleh yang dibawa, sebagian besar dari para jamaah haji ini juga mengalami batuk. Dari pengalaman sebelumnya, hampir 80 % jamaah akan mengalami batuk pada waktu di tanah suci. Bahkan batuk tersebut terbawa juga sampai ke tanah air. Bahkan ada joke, diantara para jamaah hanya unta yang tidak batuk. Sebenarnya, kenapa para jamaah tersebut mengalami batuk dan bahkan batuk tersebut terbawa sampai tanah air?

Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Pengurus Besar PAPDI Bidang Advokasi, Praktisi Klinis, dan Mantan Petugas Haji Reguler dan Haji Khusus menjelaskan, batuk dapat terjadi karena adanya rangsangan pada saluran pernapasan kita. Batuk juga bisa merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran pernafasan kita. Batuk yang terjadi bisa batuk produktif dengan banyak lendir atau dahak. Batuk bisa tanpa dahak atau batuk kering. Batuk yang terjadi juga bisa saja karena memang jamaah tersebut sudah mempunyai permasalahan paru-paru sebelumnya misal berupa Bronkitis, sinusitis atau Asma bronkiale yang memburuk saat berada di tanah suci.

Menurut dr. Ari Fahrial Syam, Rangsangan yang menyebabkan batuk dapat terjadi karena berbagai hal karena adanya iritasi pada saluran pernafasan atas tersebut. Ini juga bisa terjadi karena adanya infeksi (virus, bakteri atau jamur) atau hanya reaksi alergi misal karena debu, atau karena asap. Atau karena memang adanya rangsangan dari asam lambung yang naik ke atas yang merangsang ke tenggorokan tersebut.

“Kita mengetahui bahwa memang ada perbedaan cuaca antara cuaca di tanah suci dan cuaca di Indonesia. Kelembaban udara di tanah suci yang rendah dan udara kering dan panas. Hal ini akan mencetuskan terjadinya iritasi pada saluran pernafasan atas. Apalagi kalau para jamaah kurang minum. Selain itu aktifitas jamaah yang sering melakukan zikir dan berdoa yang kadang-kadang dilafazkan sehingga juga bisa membuat tenggorokan bertambah kering. Selain batuk maka kondisi ini juga bisa membuat peradangan pada pita suara sehingga para jamaah yang mengalami kondisi tersebut suaranya menjadi serak,” dr. Ari Fahrial Syam.

Bicara soal makanan umumnya makanan yang tersedia selama di tanah suci adalah memang makanan tinggi lemak dan berminyak sehingga menambah resiko menyebabkan iritasi lambung. Kelelahan memperberat tenggorokan yang telah mengalami iritasi tersebut mengalami infeksi. Lemak yang berlebihan yang dikonsumsi di tanah suci juga akan menyebabkan pengosongan lambung menjadi terlambat, dan akhirnya akan mencetuskan terjadinya refluks, yaitu berbalik arahnya isi dan asam lambung naik ke atas sampai ke kerongkongan dan berlanjut sampai ke tenggorokan.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana mensiasati batuk setelah sampai di tanah air? Karena sebagian besar jamaah masih mengalami batuk sampai saat di bumi Indonesia. Kondisi ini akan diperberat karena para jamaah juga biasanya tidak bisa beristirahat dengan baik sesampainya di tanah air. Sanak keluarga akan menyambangi para jamaah haji tersebut untuk mendengar berbagai cerita, dan tentu kadangkala hal ini akan memperburuk batuk yang terjadi.

Dokter Ari Fahrial Syam menyarankan, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi batuk tersebut adalah: usahakan istirahat yang cukup, banyak minum air putih terutama air hangat, menghindari makanan yang berminyak, terlalu manis dan dingin. Selain itu juga mengurangi makanan yang berlemak. Jika gangguan batuk berlanjut, sebaiknya berobat ke dokter. Apalagi kalau batuk sudah lebih dari 2 minggu setelah diobati sebaiknya perlu pemeriksaan Foto thoraks (foto dada) untuk menilai kondisi paru-paru. Nanti dokter akan menilai apakah batuk yang dialami saat ini disebabkan oleh infeksi atau hanya alergi atau karena asam lambung berlebih.

Pengobatan yang diberikan tentu disesuaikan dengan penyebab dari kondisi batuk tersebut. Jika batuk karena infeksi perlu antibiotika, jika karena ada unsur alergi perlu obat anti alergi, jika batuk karena sakit kronis (seperti bronchitis, sinusitis, asma bronkiale) yang kambuh, maka penyakit dasarnya harus diobati. Dan jika karena asam lambung yang berlebih perlu obat-obat penekan asam lambung. Walaupun tampaknya sederhana batuk yang tetap terbawa sampai di tanah air ini harus dievaluasi jika berlanjut.

Selain itu, para jamaah akan kembali ke kehidupan normal setelah berada di tanah air dengan aktifitas rutin yang bermacam-macam. Oleh karena itu faktor kesehatan menjadi hal utama untuk diperhatikan. Apalagi bisa saja pekerjaan yang harus diselesaikan sangat bertumpuk mengingat sebagian pekerjaan tersebut ditinggalkan selama para jamaah tersebut berangkat ke tanah suci. /**

Resep Obat Batuk Tradisional

Di sekitar kita, ternyata banyak sekali bahan-bahan yang bisa digunakan untuk mengobati batuk. Diantaranya jahe, jeruk nipis, kapulaga, kayu putih, dll. Di bawah ini resepnya.

1. Asam jawa dan gula merah
Bahan: 10 gram daging buah asam jawa, gula merah secukupnya, dan air panas sebanyak satu gelas. Cara pengobatan: Daging buah asam jawa diseduh dengan segelas air panas, kemudian ditambahkan gula merah secukupnya. Minum ramuan tersebut sewaktu masih hangat.

2. Cabe jawa dan madu
Bahan: 6 gram buah cabe jawa kering, madu secukupnya. Cara pengobatan: Cabe jawa kering ditumbuk hingga halus, kemudian diminum bersama dengan satu sendok makan madu satu kali sehari. Lakukan pengobatan ini secara rutin sampai batuk sembuh.

3. Ramuan jeruk nipis
Bahan: 1 buah jeruk nipis, kapur sirih secukupnya dan gula batu juga secukupnya. Cara pengobatan: Buah jeruk nipis dibelah menjadi dua bagian. Bagian yang terbelah dibalur dengan kapur sirih, lalu diamkan beberapa saat. Setelah itu, kulit luar dibakar sampai berbuih. Air jeruk diperas, lalu tambahkan gula batu. Setelah tercampur rata, air perasan tersebut lalu diminum.

4. Buah kapulaga
Buah kapulaga atau disebut kapol, ternyata juga berkhasiat untuk mengobati batuk. Caranya, ambil 5 butir buah kapulaga dan satu gelas air bersih. Buah kapulaga dicuci bersih, kemudian direbus dengan satu gelas air hingga mendidih. Minum air rebusan kapulaga tersebut selagi masih hangat.

5. Daun kayu putih
Tanaman kayu putih biasanya diambil minyaknya untuk digunakan sebagai minyak telon yang sifatnya menghangatkan. Namun ternyata daun kayu putih juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit batuk. Caranya, rebus 10-15 gram daun kayu putih dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Kemudian airnya diminum sekaligus selagi masih hangat.

6. Cara mengobati batuk kering
Batuk kering adalah batuk yang terjadi tanpa disertai dahak atau riak dan tanpa sekresi pada saluran napas. Akibatnya, terjadi iritasi pada saluran tenggorokan dan timbul rasa sakit.
Umbi bidara upas: Caranya ambil umbi bidara upas sebanyak satu jari saja. Kemudian dipotong-potong tipis, lalu dikunyah dan telan airnya. Sementara ampasnya dibuang.
Jahe merah: Caranya, seperti umbi bidara upas, yaitu dengan dikunyah kemudian airnya ditelan sementara ampasnya dibuang.

7. Cara mengobati batuk berdahak
Batuk berdahak disebabkan oleh adanya peradangan pada lapisan lendir saluran pernapasan. Ada batuk berdahak akut karena infeksi disebabkan oleh bakteri atau virus, misalnya tubercolosa, influenza, dan campak. Berikut ini ramuan tradisional untuk menyembuhkannya:
Bahan: Air jahe 2 sendok makan, Air kunyit 2 sendok makan, Perasan air satu buah jeruk nipis, Madu asli satu 1 sendok makan.
Cara pengobatan: Parut jahe dan kunyit lalu campurkan dengan sedikit air dan saring untuk menghasilkan air jahe atau kunyit. Peras 1 buah jeruk nipis dan saring ke dalam gelas, lalu campurkan 2 sendok makan air jahe dan kunyit, serta 1 sendok madu asli. Minum ramuan tersebut setiap hari./**

Ibu

Semua diawali dari sebuah proses membesarkan anak dimana anak sangat tergantung dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan yang tidak pernah bisa dipenuhi orang lain. Cara Ibu memenuhi kebutuhan atau tidak memenuhi kebutuhan anak akan mempengaruhi anak tersebut sampai dewasa. Jika perlakuan ibu dalam membesarkan anak tidak sempurna, tidak memenuhi kebutuhan secara emosional, dan penuh dengan ketidaknyamanan dalam membesarkan anaknya, sangat mempengaruhi kehidupan anak tersebut sampai dengan dewasa.

Hampir semua anak mengasihi ibunya, namun ada hal yang mengganjal dan menjadi masalah dengannya. Ada sebagian orang menyimpan kenangan-kenangan buruk masa lalu yang masih menghantui dirinya saat ini, dan ada pula sebagian orang yang mengalami kesulitan-kesulitan dalam berhubungan dengan seorang ibu. Mungkin ada pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik hati tentang perlakuannya dulu. Bagaimana saya bisa memiliki hubungan yang baik dengan ibu saya sendiri, sedangkan terlebih dahulu dia bersikap kasar dengan saya.

Apakah masalah-masalah dalam pekerjaan dan hubungan yang saya alami saat ini terpengaruh dari cara ibu saya membesarkan saya?. Apa yang benar dan apa yang salah dalam cara saya membesarkan anak, dan bagaimana keterkaitan antara masa kecil saya dengan kehidupan saat ini serta bagaimanakah cara yang terbaik untuk membesarkan anak saya saat ini?.

Ada sebagian orang yang sekian lama hidup dalam pergumulan berat berkaitan dengan ibu, karena mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan berkaitan dengan cara dibesarkan oeh ibunya, dengan segala kebaikan dan keburukannya. Ada juga sebagian orang yang melihat banyak mukjizat terjadi bagi mereka yang melihat itu sebagai suatu pelajaran, pemulihan diri, bagaimana memaafkan dan bagaimana mengasihi dan sekarang memiliki hubungan yang lebih berbuah dan berarti dengan ibunya dan akhirnya juga hubungannya dengan orang lain.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dan sekian banyak lagi pertanyaan pertanyaan lainya bukanlah suatu sikap yang tidak positif terhadap seorang Ibu. Allah telah menetapkan keistimewaan pada diri seorang ibu “Hormati ibumu, ibumu, ibumu, baru bapakmu” (Al-Hadist) dan kita diwajibkan untuk tetap menghormati orangtua hingga akhir hayat mereka. Adakalanya terdapat sesuatu perlakuan yang kurang menyenangkan walaupun demikian wajib untuk tetap menghormatinya.

Pada akhirnya menyelesaikan permasalahan dengan seorang ibu, dan bertanggung jawab untuk mengampuni serta memulihkan diri sekaligus menerima bahwa pengalaman hidup tersebut adalah bagian dari perjalanan hidup yang harus kita pahami dan kita terima apa adanya secara ikhlas serta bertanggung jawab.

Ibu, atau ditinggalkan!

Kedudukan seorang ibu dalam keluarga sangatlah strategis dan mulia, khususnya dalam membangun pribadi-pribadi yang dipercayakan Allah kepada masing-masing keluarga. Namun demikian ada sebagian perempuan yang menyepelekan peran ibu dalam membangun keluarga, terutama dalam membesarkan anak-anak dan mengelola rumah tangganya. Jika direnungkan pekerjaan dan tanggung jawab yang biasa dilakukan oleh ibu, membuatnya menjadi suatu daftar pekerjaan yang panjang, maka barulah disadari betapa banyak tugas yang dikerjakan ibu dan betapa besarnya pengorbanan yang dilakukannya.

Jika disusun daftar “job description” dan “responsibility” yang dapat dilakukan oleh seorang yang bekerja dengan jabatan seorang ibu? Maka hasilnya adalah “luar biasa” kehebatan seorang perempuan yang diciptakan Allah untuk memegang tanggung jawab ini sebagai seorang ibu?

Itulah salah satu penyebab rendahnya kualitas anak usia dini saat ini, disamping pengabaian peran ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Saat ini, banyak para ibu yang tidak memahami perannya sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Ada ibu yang mempunyai waktu tetapi tidak mengetahui cara mendidik anak, ada juga ibu yang tidak mempunyai waktu untuk mendidik anak-anaknya karena tuntutan pekerjaan, urusan keluarga, serta aktivitas-aktivitas yang tidak perlu lainnya semua ini disebabkan oleh ketidaksadaran akan perannya sebagai pendidik pertama dan utama.

Apabila hal ini terus berlangsung maka besar kemungkinannya generasi bangsa ini untuk selanjutnya akan memiliki kualitas diri yang rendah. Eksploitasi anak, gaya hidup yang hedonis, pengendalian emosi yang kacau serta kenakalan-kenakalan lainnya dari anak dan remaja mengakibatkan mentalitas yang rendah dan menjadi mudah stres. Mereka tidak akan mempunyai tujuan hidup yang ideal, dan yang paling mengkhawatirkan adalah apa jadinya bangsa ini kelak dikemudian hari.

Doroty Law Nolte dalam puisinya Children learn what they live, menggambarkan bahwa seorang anak belajar dari kehidupannya. Itu sebabnya, jika anak dibesarkan oleh seorang pembantu, maka proses tumbuh kembang mereka pun akan dipengaruhi pula oleh sikap dan perilaku sang pembantu.

Tidak keliru kalau pada saat ini banyak keluarga terhormat yang memiliki anak dengan sikap dan perilaku yang identik dengan pembantu rumah tangganya. Atas dasar itu, barangkali kita semua akan sepakat apabila peran ibu, disamping tentunya pula peran bapak, akan sangat besar artinya dalam memelihara tumbuh kembang anak. Atas dasar itu pula, kita juga akan sepakat bahwa peran penting dan mulia itu tidak begitu saja dapat digantikan dengan kehadiran orang lain. Hal inilah yang menjadi penting dan harus diperhatikan untuk dijadikan suatu bahan kajian sekaligus renungan bagi kita semua.

Belajar Trik Sulap Matematika

matematikaTrik sulap matematika merupakan trik sulap yang menggunakan ilmu matematika.

Ada yang berupa prediksi, hitung cepat, dan sebagainya. Dengan menggunakan sulap matematika (math magic), seseorang dapat bermain sulap layaknya dapat memprediksi angka tertentu, menghitung cepat, membaca pikiran, dan sebagainya, yang ternyata itu hanyalah trik matematika.

MATEMATIKA dibuat jadi permainan sulap? Mengapa tidak. Selain menghibur sulap ini juga bisa membuat orang, utamanya pelajar, untuk mengubah persepsi mereka ternyata matematika tidak semata bikin kepala puyeng tujuh turunan, tetapi bisa juga menyenangkan plus menghibur.

Di bawah ini adalah salah satu dari beberapa sulap matematika yang penulis kuasai. Haqqul yaqiin, siapa yang mau mempelajarinya insya Allah bisa mempraktekkannya dengan cepat. Cara bermainnya sebagai berikut:

• Mintalah seorang teman untuk menulis tiga, empat, lima digit angka yang dia suka, tetapi harus dirahasiakan. Misalkan dia menulis tiga digit: 456.
• Setelah itu mintalah teman anda untuk menjumlahkan angka tersebut. Berarti: 4+5+6=15.
• Hasil penjumlahan kemudian dikurangkan dengan angka semula. Jadi: 456-15=441. Sekali lagi teman anda tidak boleh menyebutkan hasil dari pengurangan tersebut.
• Kemudian suruh dia memberi tanda pada satu angka sebagai angka rahasia. Misalkan angka 441, yang dia rahasiakan adalah angka 1 (satu).
• Seterusnya tanyakan kepada teman anda, berapa jumlah angka yang tidak dia rahasiakan…. berarti 4+4= 8.
• Setelah disebutkan, dalam hitungan detik anda dengan jitu bisa menebak, bahwa angka yang dia rahasiakan adalah angka 1 (satu). Hehe. Mau tahu rahasianya?

Rumusnya adalah “angka 9 dan kelipatannya”. Artinya, angka rumus kita harus lebih besar dari jumlah yang disebutkan oleh teman kita. Misal dari contoh tadi, angka rahasianya pasti 1 (satu) karena dia menyebut angka 8 (9-8=1). Akan tetapi kalau jumlah angkanya 11, maka angka rahasianya pasti 7 (tujuh), karena 18 – 11 = 7. Angka 18 adalah kelipatan dari 9 (semblan). Demikian seterusnya. Gampang toh!?

Di bawah ini kumpulan trik sulap matematika yang bisa pembaca coba praktekkan. Siapa tahu bisa jadi sarana mencari nafkah.

1. Trik Tebak Angka

• Pikirkan salah satu angka antara 1-10.
• Kalikan dengan 2.
• Tambah dengan angka yang dipilih tadi.
• Bagi dengan angka yang dipilih tadi.
• Hasilnya pasti 3.
• Triknya: (2a + a): a. Huruf “a” adalah angka yang dipilih.

2. Trik Prediksi 1089

• Buat prediksi yang bertuliskan angka 1089.
• Suruh orang untuk memilih 3 digit angka.
• Suruh balik angkanya.
• Lalu hitung selisih kedua angka tersebut. Dikurangkan.
• Suruh balik angkanya. Lalu tambahkan.
• Tunjukkan prediksi Anda yang bertuliskan angka 1089. Kereeen.
• Triknya: Misalkan angka yang dipilih adalah 125, dibalik menjadi 521. Selisih 521-125=396. Angka 396 dibalik menjadi 693. Kemudian 396 + 693 = 1.089.

3. Trik Prediksi Angka 73

• Buat prediksi yang bertuliskan 73.
• Suruh orang untuk memikirkan 4 digit angka.
• Berikan orang tersebut sebuah kalkulator.
• Suruh untuk memasukkan 4 digit angka yang dipilih tadi di kalkulator dengan mengetikkannya sebanyak 2 kali. Misal angka yang dipilih adalah 1234, maka masukkan angka 12341234 pada kalkulator.
• Suruh untuk membaginya dengan 137. Berarti: 12.341.234 : 137 = 90.082.
• Angka 90.082 suruh untuk membaginya lagi dengan 4 digit angka yang pertama kali dipilih. Berarti: 90.082 : 1.234 = 73.

4. Menebak tanggal lahir.

• Siapkan sebuah kalkulator.
• Mintalah relawan mengalikan tanggal lahirnya dengan 5. Contoh 9 x 5 = 45.
• Tambahkan dengan angka 6, menjadi 45 + 6 = 51.
• Kalikan dengan angka 4, menjadi 51 x 4 = 204.
• Tambahkan dengan angka 9, menjadi 204 + 9 = 213.
• Kalikan dengan angka 5, menjadi 213 x 5 = 1065.
• Tambahkan dengan bulan lahir, menjadi 1065 + 8 = 1073.
• Mintalah agar relawan tersebut untuk mengatakan hasilnya, yaitu 1073.
• Tanpa di ketahui oleh relawan tersebut, kurangilah 1073 dengan angka 165, sehingga menjadi = 908.
• Nah, tanggal lahirnya dengan hasil ahkir 908 adalah tanggal 9 bulan 08.
• Jika dalam perhitungannya ada 4 digit angka, berarti 2 digit angka adalah tanggal, dan 2 digit angka di belakang adalah bulan lahirnya.

5. Tebak umur sederhana

• Sediakan kalkulator, alat tulis (Spidol), dan sebuah kertas HVS.
• Perhatian, permainan ini digunakan untuk usia antara 10 hingga 19 tahun.
• Mintalah seseorang menuliskan umurnya pada sebuah kertas, misalkan 18 tahun.
• Sesudah itu tambahkan dengan angka 90, menjadi 18 + 90 = 108.
• Jumlahkan hasilnya menjadi satuan, sehingga menjadi 1 + 0 + 8 = 9.
• Mintalah relawan tersebut untuk memberikan hasil jawabannya.
• Kemudian secara diam-diam tambahkan dengan angka 9, sehingga menjadi 9 + 9 = 18.

6. Menebak uang saku

Misalkan seorang penonton berumur 20 tahun, kemudian dia mempunyai uang di dompetnya sebesar 50.000 rupiah. Kita menulisnya tanpa ribuan, misalnya 50.000 kita cukup tulis 50 saja.

• Tuliskan umur penonton (20 tahun), kemudian kalikan dengan 4 (20 x 4 = 80).
• Tambahkan dengan 10 (80 + 10 = 90).
• Kalikan dengan 25 (90 x 25 = 2250).
• Kurangi dengan jumlah hari dalam setahun (2250 – 365 = 1885).
• Tambahkan dengan uang yang ada sekarang (1885 + 50 = 1935).
• Tambahkan dengan 115 (1935 + 115 = 2050)

Setelah penonton selesai melakukan rangkaian tersebut, kemudian tanyakanlah hasil akhirnya. Hasil ini dijamin tidak akan salah kecuali penonton yang salah dalam menghitung. Bilangan pada digit ribuan dan ratusan itu menunjukan bahwa umur dia, sedangkan dua bilangan pada digit puluhan dan digit satuan akan menunjukkan uang saku salah satu penonton dalam ribuan.

Dari contoh diatas, dari hasil akhirnya adalah 2050. Maka angka 20 menunjukkan umur, dan 50 adalah uang saku yang dibawanya senilai 50.000 rupiah. Peringatan, trik ini berlaku untuk uang dengan nominal dibawah 100.000 rupiah. /**