LDII dan MUI Peduli Posko Mudik 1435 H

Keterangan: Ketua DPW LDII (Ir.H. Kusnardi, M.Agr.Ec) dan Ketum MUI (Drs.H. Mawardi, AS) saat memberikan bingkisan di Posko Baruna Panjang, 24 Juli 2014

Bandar Lampung – Sebagai wujud kepedulian dan kesetiakawanan sosial Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bersama MUI Prov. Lampung memberikan bingkisan kepada posko mudik lebaran tahun 2014 dilakukan serentak kemaren 24 Juli 2014, dengan 22 posko yang tersebar di Prov. Lampung dengan lima wilayah pemberian (wilayah barat 5 posko, wilayah tengah 5 posko, wilayah selatan-timur 5 posko, wilayah Tengah-timur 6 posko, wilayah bandar Lampung 1 posko) demikian sekretaris DPW LDII Heri Sensustadi.

Menurut Ketua DPW LDII Ir. H. Kusnardi, M.Agr.Ec menjelaskan yang melatarbelakangi kegiatan DPW LDII pelaksanaan kebijakan organisasi yaitu “Peningkatan Peran sosial Kemasyarakatan”, semangat rasa kepedulian dan kesetiakawanan sosial di bulan romadhon 1435 H, bahwa polisi, senkom mitra polri, dan relawan yang bertugas di posko mudik, melaksanakan tugas yang sangat mulia, bertugas siang malam mengatur arus mudik maupun arus balik, sehingga para pemudik dapat nyaman, aman dan lancar diperjalanan sehingga dapat berkumpul dengan keluarganya dalam merayakan hari raya idul fitri 1435 H.

Adapun posko mudik Lap. Baruna panjang, posko Wates, simpang propau, simpang rarem Lampung Utara, Posko selamat dating Way kanan, Gedung tataan, pringsewu, talang Padang, Kota Agung, Semaka, posko Bakahuni, Pasir sakti, , simpang way kambas, posko pekalongan di Lamtim, simpang Indo Lampung, unit dua, posko mulyo asri, simpang PU tubabar, metro, dll.

Sementara Ketum MUI Lampung (Drs. Mawardi AS) saat memberikan bingkisan menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada LDII yang peduli terhadap sesama umat, kegiatan ini sangat mulia tentunya dapat menginspirasi kepada ormas keagamaan lainnya

Kegiatan peduli posko mudik ini, adalah rangkaian kegiatan Dpw LDII yang sebelumnya juga memberikan santunan dan bingkisan lebaran kepada guru ngaji, kaum duafa, anak yatim./** (Heri Sensus)

LDII Gelar I’tikaf 1435 H Bersama MUI


Keterangan gambar: Foto bersama ketua DPW LDII (Ir.H. Kusnardi, MAgr.Ec) dengan Sekretaris MUI Lampung, Sekretaris MUI Lampung Tengah dan pengurus organisasi lainnya.

Bandar Lampung – DPW LDII bersama dengan Majelis Ulama Indonesia Provinsi dan Pemerintah Daerah Lampung Tengah, beberapa hari yang lalu tepatnya, 18 Juli 2014 selenggarakan i’tikaf bersama, dengan mengambil tema “Peningkatan pemahaman Al Qur’an secara kaffah mewujudkan SDM yang Profesional religious menuju Lampung yang Damai dan Sejahtera.

Kali pertama pembukaan i’tikaf se provinsi Lampung yang dipusatkan di Lampung Tengah, juga membagikan santunan kepada kaum dhuafa’, guru ngaji/mubaligh dan anak yatim piatu,” ujar Birman S.Pd ketua pelaksana kegiatan.

Dihadapan Wakil Bupati dan Sekretaris MUI Lampung yang turut hadir, Ketua DPW LDII Lampung Ir. H Kusnardi, M.Sc.Agr mengatakan bahwa pada hari ini tepat malam pertama dalam sepuluh malam terakhir di Bulan romadhon, kegiatan I’tikaf ini juga serentak diselenggarakan di seluruh masjid yang dikelola oleh LDII se- provinsi Lampung , sebagai upaya untuk berfastabikul khoirot, mengharapkan syafaatnya untuk keberhasilan kita dunia akhirot.

Kita semua berharap agar kualitas pemahaman kepada Al-Quran secara kaffah bukan hanya sebuah hayalan belaka, demi mewujudkan insan profesional religius dan berakhlakul karimah, juga berharap warga LDII dapat menjaga keamanan lingkungan”, lanjut Kusnardi.

Kusnardi menyampaikan pada acara ini LDII memberikan santunan kepada 625 anak yatim, duafa’ dan memberikan bingkisan hari raya kepada 790 orang mubaligh/ghot, ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati yang telah memberikan bantuan pengerasan jalan menuju Gedung serba guna LDII, Rumah Makan Minang Asri yang mempercayakan LDII untuk membagikan bingkisaan lebaran dan panitia penyelenggara.

Sebagai lembaga yang memayungi organisasi keagamaan, Sekretaris MUI Lampung Drs. H. Mansyuri Ismail mengajak kepada LDII agar bisa selalu mengajak kepada kebajikan dan amar makruf. mampu membangun umat melalui semangat berlomba-lomba dalam kebaikan

“Saya juga sangat salut melihat warga LDII yang secara terorganisir mampu memanage sedemikian rupa sehingga di masjid-masjid level PAC serentak mengadakan pengajian dan i’tikaf bersama demi mendapatkan Lailatul Qodar agar kita dapat menjadi orang yang bertaqwa,”ungkap Mansyuri Ismail.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Dr. Ir. Mustofa, MH sangat mensyukuri dengan apa yang LDII lakukan.
“Saya sangat bangga dan terkesan dengan keberadaan LDII. LDII ini kompak dan peduli, semoga kedepan LDII bisa semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mustopa.

Melihat gairah dari LDII Mustopa berjanji akan memberikan bantuan pembangunan dengan nominal minimal 50 juta rupiah. Hal ini untuk mendukung warga LDII yang memang mobile dalam berdakwah dan membangun umat.

Diakhir sambutannya dihadapan warga LDII dan wartawan yang hadir, berkaitan dengan pengumuman pemenang pemilu presiden, Wakil Bupati Lampung tengah mengingatkan agar LDII tidak terprovokasi.
“Apapun hasilnya nanti, kita terima dengan bijak hasil kerja pemilu. Sekarang mari kita berpikir positif dan konsen menjalankan ibadah ramadhan,” ujar Mustafa./** (Heri Sensus)

LDII Bangil Pasuruan Gelar FAS 2014

fas0

Hari Minggu tanggal 27 April 2014 merupakan hari yang istimewa bagi Generus Santri LDII kabupaten pasuruan, pasalnya pada hari itu di Gelar acara Resepsi Akbar Festival Anak Sholeh 2014 yang mengambil tema “Dengan Semangat Mencari Ilmu Kita Wujudkan Generasi Penerus Faham Agama, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri Menuju Sumber Daya Manusia Profesional Religius”. Bertempat di Gedung Pertemuan BLK Pandaan, acara ini di ikuti oleh 400 Generus Santri dari seluruh TPQ di bawah binaan LDII Kab. Pasuruan.

Materi yang di perlombakan meliputi, Hafalan Juz Amma, Tartil Qur’an, Cedas Cermat, Ceramah, Adzan dan mewarna untuk kategori usia PAUD, sedang untuk Generus Santri Remaja ada lomba Memasak Nasi Goreng. Para Juara akan mendapat hadiah dan Piala dari panitia.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan yang di Wakili oleh Kasi Penyelenggara Syariah Drs. Saad Al Fatih, Muspika Kecamatan Pandaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan juga Wali Santri. Dalam Sambutannya, Drs. Saad Al Fatih Sangat Mengapresiasi Kegiatan Festifal Anak Sholeh LDII ini, di tengah rusaknya moral generasi muda saat ini masih ada yang peduli membina, mendidik dan mengarahkan untuk kebaikan umat, selanjutnya Beliau akan membantu smua tanah wakaf masjid dan musholla LDII akan di sertifikatkan dengan GRATIS.

Sementara Ketua LDII Kab. Pasuruan Drs. Agus Daheri dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam seminggu 5 kali Generus santri kita mengaji setiap sore yang di bimbing oleh para ustadz-ustadazh, tidak sedikit juga dari masyarakat umum yang menitipkan belajar mengaji di TPQ kita, mereka kita bina ilmu Agama dan Ketrampilan, setelah jadi akan kita persembahkan kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa dan Negara.

LDII Nunukan berdakwah melalui RRI didaerah perbatasan

RRI

Sebagai salah satu organisasi keagamaan yang ada di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara,LDII kembali menunjukkan eksistensinya melalui dakwah yang bertujuan untuk memasyarakatkan islam dan juga mengislamkan masyarakat,termasuk salah satu peran aktif LDII Nunukan adalah dengan berdakwah melalui radio,yaitu melalui lembaga penyiaran publik Radio Republik Indonesia (RRI) Nunukan 97,1FM.

Anam Azhari adalah salah satu ustadz LDII yang menjadi salah satu narasumber acara “DAKWAH ISLAMI” yang diadakan oleh RRI kabupaten Nunukan pada setiap hari Jum’at. Ustadz LDII yang menjadi salah satu anggota komisi fatwa MUI Nunukan itu menjelaskan bahwa ini adalah bentuk partisipasi LDII dalam membangun masyarakat Kabupaten Nunukan untuk menjadi lebih baik lagi.”kami dari LDII bergantian menjadi narasumber dalam acara “Dakwah Islami” ini dengan narasumber dari organisasi keagamaan lain seperti NU,Muhamadiyah dan lain2.”lanjutnya.

Dalam acara yang berdurasi satu jam tersebut diisi dengan tausyiah selama 30 menit dan Tanya jawab selama 30 menit secara LIVE.ketua LDII Nunukan Rukhi Syayahdin,STP.pi mengatakan: “ini hanya salah satu bentuk partisipasi LDII Nunukan dalam bidang dakwah,selain itu LDII Nunukan juga aktif dalam dakwah bersama FUI (Forum Ukhuwah Islamiyah) Nunukan dan juga MUI Kabupaten Nunukan.”

Selain acara “Dakwah Islami” setiap hari Jum’at,Ustadz Anam Azhari dari LDII juga diundang oleh RRI untuk mengisi acara “Kultum Ramadhan” yang diadakan selama Ramadhan 1435H.Inilah bentuk komitmen LDII Nunukan untuk terus berdakwah di kawasan perbatasan antara Indonesia-Malaysia.

PAM Pileg 2014

???????????????????????????????Sukabumi – Senkom Mitra Polri Kabupaten Sukabumi menurunkan sebanyak 41 personil untuk membantu pengamanan pemilihan  anggota legislatif yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada hari Rabu (9/04/2014) yang lalu. Bagi seluruh anggota senkom, giat ini bukanlah hal yang baru karena seluruh anggota senkom sudah pernah juga ikut serta dalam pengamanan pemilihan kepala daerah Jawa Barat pada bulan Februari tahun 2013 yang lalu.

Bersama-sama aparat kepolisian yang dibantu dengan satuan linmas anggota senkom disebar di 13 titik pos pengamanan yang strategis, mulai dari ujung sebelah barat yaitu kecamatan Cicurug sampai wilayah selatan di Palabuan Ratu. Hal ini juga merupakan komitmen seluruh anggota senkom di Kabupaten Sukabumi yang telah mendapatkan arahan secara langsung dari bupati sukabumi H. Sukmawijaya pada acara apel seluruh ormas/OKP yang ada di Sukabumi beberapa waktu yang lalu di alun-alun Palabuan Ratu. Arahan agar terciptanya pemilu damai menuju Indonesia yang lebih baik ini diwujudkan oleh anggota Senkom Mitra Polri dengan terjun langusng melaksanakan pengamanan pemilihan anggota legislatif pada tahun ini.

Seminggu sebelumnya seluruh anggota Senkom Kabupaten Sukabumi di berikan pemantapan oleh Ketua Pengkab Senkom Mitra Polri Sukabumi, H. Suridi. Dalam cara pemantapan tersebut H. Suridi mengingatkan agar seluruh anggota Senkom yang ada di Sukabumi bisa ikut serta dalam pengamanan pemilihan anggota legislatif ini juga agar tidak lupa untuk ikut dalam proses pencoblosan dan dilarang keras untuk golput atau tidak memilih. Instruksi ini benar-benar dilaksanakan oleh anggota senkom dengan berbagai cara. Sebagian ada yang mencoblos di pagi hari bahkan ada yang termasuk orang pertama yang mencoblos. Sebagian lagi ada yang membawa surat dari TPS setempat anggota senkom untuk mencoblos di tempat tugas pengamanan pileg ini.

Momen pengaman pemilihan anggota legislatif ini juga ternyata dimanfaatkan beberapa anggota senkom untuk merapat kepada jajaran polsek tempat giat pengamanan dilaksanakan. Di polsek Nagrak misalnya, anggota senkom yang merapat disana mendapatkan sambutan yang hangat langsung dari kapolsek nagrak Ujang Rohim. Dalam arahannya Senkom di Nagrak diharapkan menjadi contoh yang baik bagi ormas yang lain agar bisa memanfaatkan teknologi untuk komunikasi. Karena managemen komunikasi sangat penting dalam menciptakan organisasi yang sehat

Dalam audiensi tersebut kapolsek juga diperkenalkan dengan teknologi yang dimiliki oleh anggota senkom yaitu eQSO dan aplikasi HT “Zello” yang sama-sama dapat dimanfaatkan untuk saling melaporkan situasi di lingkungan anggota senkom. Hal ini sangat berguna untuk menjaga kamtibmas dilingkungan masing-masing. Dan kapolsek pun sangat terkesan dengan aplikasi dan pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh senkom. Teknologi ini pun dimanfaatkan oleh senkom untuk saling memberikan informasi di tempat pam pileg anggota senkom. Terutama Aplikasib “Zello” yang memang dapat memanfaatkan telepon genggam yang dimiliki anggota senkom sehingga dapat saling melaporkan situasi di lingkungan masing-masing agar tercipta situasi yang aman dan tertib.

Giat pengamanan pemilihan anggota legislatif yang dilaksanakan sejak pagi hari sampai menjelang magrib ini diakhiri dengan laporan giat masing-masing anggota dengan memanfaatkan Zello. Secara umum dilaporkan bahwa lalu lintas pada hari pesta rakyat pemilihan anggota legislatif  tahun 2014 ini sangat lengang dan pileg berjalan dengan aman dan tertib dalam cuaca yang cerah berawan sejak pagi hari sampai malam hari di seluruh wilayah Kab. Sukabumi. Kamtibmas yang telah tercipta ini harus sangat di pelihara oleh seluruh warga sukabumi sehingga dengan pemilihan anggota legislatif ini bisa menciptakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai harga mati.(Andrianto/03)

MUI: Uang Dipegang LDII, Aman!

MUI

Uang adalah harta yang menggiurkan. Hampir segala hal memerlukan uang, dan tidak sedikit uang mengakibatkan banyaknya orang tertangkap dan di penjara oleh penegak hukum karena Uang.

Namun dengan kefahaman agama dan keyakinan yang kuat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Buya KH.Ubaidillah Abdul Jalil.MA, mepercayakan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pondok Gede Muhammad Taufik, sebagai Bendahara Panitia, setiap adanya acara MUI di Pondok Gede.

“Pokoknya kalau ada acara LDII bendaharanya aman deh, nih pak Haji Taufik orangnya, kalau sama dia uang tidak kurang, malah ada saldo, ada untung. Kalau sebelumnya nggak tau deh, kurang aja.” Ujar Ustad lulusan S2, Universitas AL-Azhar Cairo, Mesir, saat memberikan nasehat kepada jama’ah PC LDII saat malam I’tikaf di Masjid Rahmatullah Pondok Gede, di awal sepuluh malam terakhir dibulan Ramadhan.

Dikesempatan yang sama Anggota DPRD Kota Bekasi Sanwani Sa’adi, berharap LDII bisa saling mengisi dan memberikan masukan yang positif dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan.

“Ini kali pertama saya ke masjid Rahmatullah, namun saya berharap, pak Ustad Kusno (Mubaliq masjid Rahmatullah, Red*) dan pengurus masjid Rahmatullah lainnya bisa main kerumah saya, saya tunggu nanti pas Lebaran ya, bantu saya untuk masukan-masukan demi kebaikan umat, khususnya di Bekasi.” Ujar Anggota dewan yang diusung dari salah satu partai Islam di Bekasi, Jawa Barat.

Acara yang dikemas santai ini, dihadiri pula perwakilan Depag, Pengurus harian MUI Pondok Gede, Ketua RT/RW, Bimas Polsek Pondok Gede, dan beberapa tokoh masyarakat setempat, yang berakhir hingga pukul 03.00 WIB dilanjutkan dengan makan saur bersama. (Aan)

LDII Tabalong Adakan Seminar Ekonomi Syariah

tabalong

SEMINAR SEHARI EKONOMI SYARIAH
Mencari Barokah dengan Menghindari Riba

Tanjung, Kontras
MUI hanya bisa memberikan fatwa terkait dengan haramnya riba, sebab secara umum Indonesia sudah menganut sistem ekonomi yang ribawi, sehingga sulit kita untuk bebas dari riba secara 100 persen, yang bisa dilakukan oleh umat Islam hanya menghindarinya sejauh-jauhnya.

“Jujur saja, jika kita berbicara bagaimana pengelolaan ekonomi syariah tentu sangat sulit, sebab selain sistem kita sudah menganut sistem ribawi juga pemahaman tentang riba itu sendiri dikalangan umat masih sangat minim,” papar KH.Rasyidi,Lc ketua MUI Tabalong dalam seminar sehari yang diadakan LDII Tabalong di Komplek Tabalong Islamic Center beberapa waktu lalu.

Minimnya pemahaman tentang riba menjadi tanggung jawab kita semua yang bergerak di bidang dakwah salah satunya adalah LDII untuk memberikan pemahaman tentang riba kepada umat dan apa yang sudah dilakukan seperti saat ini menurut Rasyidi sebagai salah satu upaya memberikan pemahaman kepada umat.

“ini penting sekali dan sebisanya dilakukan terus menerus sehingga tertanam kuat di umat untuk menghindari riba”tandasnya.

MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang riba dan sekarang ada Bank syariah jadi wajib hukumnya menabung di Bank Syariah untuk terhindar dari riba.

“Islam sendiri tidak memberikan toleransi pada praktek riba, sangsinya pun berat jika orang sudah tahu riba namun tetap nekat melakukan riba, “Masalah Riba dalam Islam adalah masalah besar, sebab dosanya dalam melakukan riba sangat besar dan konsekuensinya dimasukan kedalam neraka” papar Ustz Suprianto, S.AP pembicara dari LDII Tabalong.

Untuk itu Ia mengatakan perlunya pemahaman tentang riba oleh umat secara detail Ia menjelaskan tentang transaksi yang masuk dalam hukum riba dan bagaimana menghindarinya.

Ekonomi ribawi sangat merugikan umat sebaliknya dengan ekonomi yang berbasis syariah akan menguntungkan bagi umat, Urainya sambil memaparkan perbedaan antara ekonomi syariah dengan ekonomi ribawi.

“menghindari riba membuat hidup kita jadi barokah”pungkasnya.

Kepala Pimpinan Cabang BSM Tanjung Muhammad Endri Dzul Fikri, menjelaskan perlunya memerangi riba, “yang terbaik saat ini kita harusnya terlibat untuk memerangi ekonomi yang ribawi, yaitu melawan sistem tersebut dengan menghidupkan sistem-sistem yang syari’ah,” ujarnya.

“Indonesia memang termasuk negara yang lambat dalam melaksanakan sistem syariah dari perbankkan, sehingga saat ini tidak banyak orang yang tahu sistem tersebut, sekarang tersebar Bank Syariah itu memudahkan umat keluar dari praktek riba,” terangnya.

Seminar yang diikuti ratusan orang itu berlangsung hangat dan penuh keakraban terlebih lagi antusiasme peserta yang tinggi untuk terus bertanya tentang riba.(noer alle)